Mantan striker Inter Milan dan Manchester City, Mario Balotelli akan memulai babak baru dalam kariernya yang penuh peristiwa.
Menurut Goal, striker asal Italia itu hampir menyelesaikan kontrak dengan Al-Ittifaq FC, tim yang saat ini bermain di Divisi Pertama UEA (tingkat kedua, di bawah Liga Pro UEA). Ini akan menjadi klub ke-14 dalam karier profesional striker tersebut, yang sebelumnya pernah bermain untuk Manchester City dan Liverpool.
Al-Ittifaq FC telah mencapai kesepakatan untuk mengontrak Balotelli dengan kontrak dua setengah tahun. Balotelli diperkirakan akan terbang ke Dubai pada tanggal 9 Januari untuk menyelesaikan prosedur terakhir dan akan resmi terdaftar untuk bermain mulai tanggal 12 Januari.
Tim baru Balotelli menjalani musim yang sulit, berada di posisi terbawah klasemen dengan hanya 6 poin setelah 11 putaran, dan hanya mencetak 6 gol. Kedatangan Balotelli diharapkan dapat meningkatkan lini serang tim yang lemah dan memberikan kesempatan untuk menghindari degradasi bagi klub milik pengusaha Italia, Pietro Laterza.
Setelah meninggalkan Genoa musim panas lalu dan tanpa klub baru, Balotelli menghabiskan waktu beristirahat bersama keluarganya di Maladewa, sambil menjaga kebugarannya di pusat pelatihan. Dia menegaskan bahwa dia masih dalam kondisi fisik yang baik dan siap untuk kembali ke kompetisi tingkat atas.
Saat bermain untuk Genoa, mantan pemain internasional Italia itu hanya tampil sebanyak 6 kali di Serie A, tanpa mencetak gol satu pun.
Kontrak 2,5 Tahun
Balotelli dijadwalkan terbang ke Dubai pada 9 Januari, dan kontraknya akan didaftarkan secara resmi mulai 12 Januari. Striker Italia berusia 35 tahun itu dilaporkan telah menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun dengan tim barunya.
Tujuan baru striker Italia Mario Balotelli, yang sempat mengenakan jersey Adana Demirspor di negara kami (Turki) dan berstatus tanpa klub sejak jendela transfer musim panas lalu, telah terungkap.
Disebutkan bahwa sejauh ini belum ada pelamar lain yang muncul untuk Balotelli, dan bintang berusia 35 tahun itu telah mencapai kesepakatan 2,5 tahun dengan tim barunya.
Mengutip laporan The Sun, proses negosiasi berjalan relatif lancar. Balotelli bahkan sempat tertangkap kamera menikmati liburan di Maladewa sebelum menuntaskan detail kepindahannya ke Dubai. Kehadiran Balotelli diharapkan bisa meningkatkan daya tarik klub, baik dari sisi performa di lapangan maupun eksposur global bagi Al-Ittifaq.
Babak baru di Teluk Persia ini mungkin merupakan salah satu kesempatan terakhir bagi Balotelli untuk membuktikan bahwa bakat yang pernah memukau Eropa masih tetap ada—kali ini dalam lingkungan sepak bola yang tidak terlalu menuntut, tetapi berkembang pesat.
Kini, dengan kontrak jangka menengah yang akan mengikatnya hingga 2028, Mario Balotelli punya kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis. Akankah Dubai menjadi panggung kebangkitan ‘Super Mario’ atau justru tempat drama baru dimulai?
