Monaco berharap ini menjadi titik awal bagi sang gelandang untuk bangkit dan memberikan kontribusi nyata di lapangan. Di usia 32 tahun, mantan bintang Juventus ini sedang mempersiapkan comeback yang paling dinantikan di sepak bola Eropa,” tambah L’Equipe .
Pogba terakhir kali bermain di pertandingan resmi lebih dari dua tahun lalu, pada 3 September 2023, dalam konfrontasi antara Empoli dan Juventus. Sejak itu, “La Pioche” absen total karena larangan bermain selama 18 bulan.
Oleh karena itu, ekspektasi untuk comeback ini sangat tinggi. Pertanyaan yang tersisa adalah Pogba mana yang akan kembali – bintang yang menaklukkan dunia atau yang sedang berjuang menemukan jati dirinya?
Pogba mungkin hanya berada di lapangan selama beberapa menit, tetapi kembalinya dia tetap dianggap sebagai keberhasilan awal, menandai babak baru dalam karier yang tampaknya menemui jalan buntu.
Monaco saat ini berada di peringkat ke-6 di Ligue 1, 7 poin di belakang PSG setelah 12 pekan.
Sempat Menimbulkan Kehebohan
Paul Pogba pernah mengungkapkan bahwa ia belajar pelajaran mahal setelah dilarang bermain.
Dalam sebuah wawancara belum lama ini, Pogba bercerita: “Saya sangat bahagia setelah menerima gaji besar pertama saya di MU. Saya pergi menemui ayah saya dan beliau berkata: ‘Jangan buang-buang uang. Setelah pesta selesai, para tamu akan pergi, dan semuanya akan ditinggalkan’.”
Saat itu, Pogba mengaku tidak sepenuhnya memahami makna nasihat tersebut. Pemain kelahiran 1993 itu sedang berada di puncak ketenarannya—menjadi pemain dengan kontrak termahal di dunia pada 2016, dan dipuji sebagai bintang nomor satu “Setan Merah”. Pesta-pesta, teman-teman baru, dan halo membuatnya yakin bahwa hidup akan selalu seperti itu.
Namun, seiring waktu, keadaan berubah. Pogba menghadapi cedera, performa buruk, dan baru-baru ini larangan bermain karena melanggar peraturan doping. Ketika ia mengalami kesulitan, ia menyadari bahwa orang-orang di sekitarnya hanya ada untuk “uang dan ketenaran”.
“Saya baru benar-benar mengerti apa yang dikatakan ayah saya ketika keadaan menjadi buruk. Banyak orang yang selalu berada di sisi saya kini tidak lagi berhubungan. Sekarang, hanya keluarga saya yang tersisa,” ujar Pogba.
Pogba saat ini sedang berlatih keras untuk mempersiapkan debutnya bersama AS Monaco. Namun, sang gelandang mengalami kesulitan sejak mengalami cedera pergelangan kaki saat sesi latihan pada 30 Oktober 2025. Oleh karena itu, debut mantan bintang Manchester United dan Juventus tersebut telah diundur lebih lama.
Walaupun kariernya dianggap sudah habis, pencapaian Pogba hingga kini dapat dikatakan sangat menakjubkan. Selain mengantarkan Prancis memenangkan Piala Dunia Rusia 2018, Pogba juga memiliki segudang prestasi lain yang tak kalah gemilang.
Di tahun 2013, ia menerima penghargaan Golden Boy sebagai pemain muda terbaik di Eropa. Satu tahun kemudian, majalah olahraga Italia Il Guerin Sportivo memberikan Penghargaan Bravo kepada pemain yang pernah membawa Manchester United juara Liga Europa 2016 ini.
Pada tahun 2018, Paul Pogba juga mendapatkan gelar kehormatan Chevalierde la Légion d’honneur.
