Samsung menghadirkan sesuatu yang ‘fresh’ di dunia hiburan tanah air dengan meluncurkan Galaxy Quest of Indonesia, sebuah reality show pertama di Indonesia yang menggabungkan eksplorasi budaya lokal dengan teknologi canggih berbasis AI.
Melalui serial ini, masyarakat diajak menjelajahi kekayaan budaya Indonesia menggunakan kecanggihan Galaxy AI dan Google Gemini yang hadir di perangkat flagship Galaxy S25 Series.
“Galaxy Quest of Indonesia mengangkat cerita-cerita budaya Indonesia yang jarang diketahui. Galaxy AI dan Google Gemini membantu penggunanya memahami dan mendokumentasikan budaya lokal,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Galaxy Quest of Indonesia tidak sekadar menampilkan petualangan seru. Reality show ini menawarkan pengalaman eksplorasi budaya yang lebih mendalam dengan bantuan fitur AI terkini.
Baca juga: iOS 26 Bawa Fitur Baru Lens Cleaning Hint, Apa Gunanya?
Sembilan figur publik ternama seperti Andovi Da Lopez, Jerome Polin, dan Dian Sastrowardoyo ditantang menelusuri empat kota besar seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta seraya menyelesaikan berbagai misi yang mengangkat cerita lokal di setiap daerah.
Acara ini sudah bisa disaksikan eksklusif di Vidio.com, dimulai dengan episode perdana di Bandung dan Semarang, dilanjutkan dengan episode Yogyakarta serta Jakarta.
Galaxy AI dan Google Gemini: Asisten Digital Selama Traveling
Melalui Galaxy S25 Series, pengguna kini dapat merasakan kemudahan eksplorasi budaya dengan empat fitur unggulan AI yang siap membantu di segala situasi, mulai dari mencari informasi sejarah, menerjemahkan teks asing, hingga memberikan ide konten kreatif hanya dalam hitungan detik.
1. Gemini Live: Pemandu Budaya Instan
Gemini Live adalah fitur interaktif yang memungkinkan pengguna bertanya dalam bentuk teks, suara, gambar, bahkan video.
Misalnya, saat mengunjungi monumen bersejarah atau museum, cukup arahkan kamera dan ajukan pertanyaan seperti “Apa sejarah di balik bangunan ini?” dan Gemini akan memberikan penjelasan real-time.
Andovi Da Lopez, misalnya, menggunakannya untuk mendapatkan inspirasi lagu rap yang mengangkat unsur budaya Semarang. Gemini menjadi mitra kreatifnya dalam menggabungkan unsur musik modern dan tradisional.
2. Brainstorm Ide Konten Lebih Cepat
Floating panel Google Gemini di Galaxy S25 Series memberikan akses mudah untuk bertukar ide. Jerome Polin memanfaatkan fitur ini saat mencari referensi lukisan bertema Bandung.
Tanpa harus membuka aplikasi terpisah, pengguna bisa langsung mengajukan pertanyaan seperti “Berikan ide lukisan bertema Jalan Braga” dan mendapatkan hasil visual instan.
Baca juga: Perbandingan Apple Intelligence, Google Gemini, dan Galaxy AI: Mana yang Unggul?
“Praktis banget, langsung dapet inspirasi visual yang relate dengan suasana Jalan Braga,” kata Jerome di acara Galaxy Quest Finale Event di Central Park Mall, Jakarta (14/05/25).
3. Penerjemah Virtual untuk Bahasa Asing dan Lokal
Bagi traveler yang kesulitan memahami bahasa asing atau lokal, Gemini hadir sebagai penerjemah andal.
Fitur ini mampu menerjemahkan tulisan dari berbagai bahasa lewat kamera atau input suara. Jerome Polin sendiri mengandalkannya untuk menerjemahkan tulisan dalam bahasa Belanda dan aksara Sunda saat menjelajahi Bandung.
4. Produksi Konten Lebih Mudah dengan Auto Trim & Audio Eraser
Membuat video berkualitas kini jadi jauh lebih praktis. Galaxy AI menyediakan fitur Auto Trim untuk memotong video secara otomatis dan Audio Eraser yang menghapus suara mengganggu dalam satu klik.
Salah satu momen menarik datang dari aktris dan content creator Dian Sastrowardoyo, yang mengandalkan Gemini Live untuk membuat konten kuliner saat berada di Yogyakarta.
Hanya dengan mengetik prompt seputar ide plating dan konsep cerita di balik makanan lokal, Gemini langsung menyajikan insight yang bisa dieksekusi saat itu juga.
“Aku ingin banget angkat cerita di balik rasa. Dengan Gemini Live, aku bisa langsung dapet insight konten tanpa ribet,” ujar Dian.
Teknologi dan Budaya Berjalan Beriringan
Samsung Galaxy S25 Series membuktikan bahwa smartphone masa kini bukan hanya alat komunikasi, melainkan perangkat all-in-one untuk traveling, belajar budaya, bahkan berkarya.
Kolaborasi Galaxy AI dan Google Gemini membuat pengalaman perjalanan menjadi lebih personal, informatif, dan menyenangkan.
Melalui program Galaxy Quest of Indonesia, Samsung ingin memperlihatkan bahwa teknologi AI bukan hanya tren, tapi juga alat yang mampu mengubah cara kita memahami dunia sekitar.
