PSSI kembali menunjukkan keseriusannya dalam merevolusi kualitas sepak bola tanah air. Bukan hanya dari sisi teknis strategi, federasi kini memperkuat aspek fundamental atlet melalui perekrutan ahli kelas dunia. Nama Cesar Meylan, PhD, resmi diperkenalkan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia mulai Januari 2026. Kehadirannya membawa angin segar sekaligus standar baru bagi level kebugaran skuad Garuda.
Cesar Meylan bukanlah sosok sembarangan di industri olahraga global. Ia adalah seorang ilmuwan olahraga (sport scientist) yang memadukan latar belakang akademis yang kuat dengan pengalaman praktis di panggung tertinggi dunia. Meylan menyandang gelar Doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari AUT University, Selandia Baru.
Kualifikasi akademis ini menjadikannya salah satu arsitek fisik paling kompeten yang pernah dimiliki oleh Tim Nasional Indonesia.
Tangan Kanan Setia John Herdman
Kedatangan Meylan ke Indonesia tidak terlepas dari penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala. Keduanya merupakan pasangan strategis yang telah bekerja sama selama lebih dari 15 tahun. Meylan dikenal sebagai “otak” di balik ketangguhan fisik pemain-pemain yang diasuh Herdman. Kemitraan mereka telah teruji mulai dari Selandia Baru, Timnas Kanada, hingga klub MLS, Toronto FC.
Di bawah komando Herdman, Meylan bertugas menyelaraskan visi taktik dengan kemampuan fisik. Ia memastikan bahwa intensitas permainan yang diinginkan pelatih dapat dijalankan oleh para pemain tanpa risiko cedera yang tinggi. Melalui pendekatan berbasis data dan integrasi medis, ia mampu memantau beban latihan secara presisi agar atlet mencapai performa puncak tepat pada hari pertandingan.
Jejak Emas di Panggung Dunia
Rekam jejak Meylan dipenuhi dengan tinta emas. Prestasi fenomenalnya yang paling ikonik adalah saat membantu Tim Nasional Wanita Kanada meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Tidak hanya itu, ia juga memiliki koleksi medali perunggu dari Olimpiade Rio 2016. Di level pria, Meylan merupakan bagian krusial yang membawa Tim Nasional Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.
Pengakuannya sebagai pakar fisik pun divalidasi dengan penghargaan Sport Scientist of the Year 2021 di Kanada. Gelar ini diberikan atas dedikasinya dalam menciptakan lingkungan berperforma tinggi (high-performance environment) yang mampu mengoptimalkan setiap aspek fisik atlet elite.
Membangun Era Baru Garuda
Bagi sepak bola Indonesia, kehadiran Meylan adalah investasi besar untuk mengatasi masalah klasik: ketahanan fisik. PSSI berharap pendekatannya yang berbasis sains modern dapat mentransformasi pemain Indonesia agar mampu bersaing dalam intensitas tinggi selama 90 menit penuh, setara dengan standar liga-liga top dunia.
Cesar Meylan tidak hanya datang sebagai pelatih, tetapi sebagai profesor yang membawa laboratorium olahraga ke lapangan hijau. Dengan disiplin ketat dan metodologi pemulihan yang canggih, ia memikul misi besar untuk memperkokoh fisik skuad Garuda demi mewujudkan mimpi besar Indonesia di kancah internasional, termasuk ambisi menuju Piala Dunia 2030.
