Tindakan Vinicius Junior mengganti foto profil Instagram-nya telah menghasilkan gelombang perhatian yang besar.
Setelah kemenangan Real Madrid 2-0 atas Sevilla di pekan ke-17 La Liga, Minggu 21 Desember 2025 dini hari WIB, Vinicius menghapus foto profil Real Madrid-nya dan menggantinya dengan foto dirinya mengenakan jersey tim nasional Brasil. Tak lama kemudian, ia memposting pembaruan status yang hanya terdiri dari tiga titik “…”, singkat namun penuh makna tersembunyi.
Unggahan ini dengan cepat menarik ratusan interaksi, termasuk tanggapan dari banyak bintang Real Madrid.
Di media sosial, Kylian Mbappe meninggalkan komentar dengan empat emoji hati, yang jelas menunjukkan dukungannya untuk Vinícius. Jude Bellingham, yang sering bermain bersama Vinicius di lini serang Real Madrid, menulis singkat namun penuh kasih sayang: “Nomor 7-ku,” diikuti dengan emoji hati putih.
Sementara itu, pemain muda berbakat Endrick juga memberikan kata-kata penyemangat dengan pesan: “Kamu luar biasa, saudaraku. Nomor 7 yang hebat.” Mantan gelandang Real Madrid, Marco Asensio, membalas dengan tiga emoji tepuk tangan dan tiga emoji hati.
Reaksi-reaksi ini menunjukkan bahwa Vinícius menerima dukungan kuat dari dalam komunitas pemain, meskipun ia menjadi sosok kontroversial di mata sebagian penggemar.
Pada kenyataannya, hubungan antara Vinicius dan para penggemar di Spanyol tidak pernah damai. Selama bertahun-tahun, striker kelahiran 2000 ini telah beberapa kali menjadi korban perilaku rasis, di samping opini yang bertentangan seputar gaya selebrasinya dan sikapnya di lapangan.
Vinicius Jr Ancam Hengkang dari Real Madrid Akibat Konflik dengan Xabi Alonso
Rumor Vinicius Junior telah memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya dengan Real Madrid jika hubungan tegangnya dengan pelatih Xabi Alonso tidak membaik semakin memanas.
Real Madrid menghadapi risiko kehilangan salah satu pemain kunci mereka karena Vinicius Junior tidak ingin memperbarui kontraknya selama hubungannya dengan pelatih Xabi Alonso masih tegang.
Menurut The Athletic, pernyataan ini disampaikan langsung oleh bintang Brasil tersebut kepada Presiden Florentino Perez dalam sebuah pertemuan akhir bulan lalu.
Kontrak Vinicius berlaku hingga Juni 2027, tetapi upaya perpanjangannya terhenti. Situasi memanas setelah kemenangan 2-1 atas Barcelona di Nou Camp pada 26 Oktober. Setelah digantikan pada menit ke-72, Vinicius dengan marah berteriak: “Saya selalu salah! Lebih baik saya pergi.”
Setelah pertandingan, ia harus meminta maaf secara pribadi kepada Tuan Perez. Namun, dalam pertemuan tersebut, Vinicius menegaskan bahwa ia tidak dapat berkomitmen pada masa depannya di Bernabeu karena ia tidak lagi menemukan titik temu dengan Pelatih Alonso.
Hubungan keduanya memburuk pada bulan Juli ketika Real Madrid kalah 0-4 dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Saat itu, Alonso berencana mencadangkan Vinicius dan kemudian menempatkannya di sayap kanan—posisi yang bukan keahliannya.
Memasuki musim baru, peran Vinicius terus menurun. Ia hanya bermain 5 dari 17 pertandingan, 4 kali di antaranya sebagai pemain cadangan. Vinicius merasa diperlakukan tidak adil dan sengaja tidak menyebut nama Alonso dalam surat permintaan maafnya setelah El Clasico, sebuah detail yang mengejutkan ruang ganti.
Dalam kontraknya, Real Madrid menawarkan gaji sebesar 20 juta euro per tahun setelah pajak, tetapi Vinicius menginginkan paket bersejarah, setara dengan masa Cristiano Ronaldo, dengan nilai total sekitar 30 juta euro per tahun termasuk gaji dan bonus. Ini adalah level yang belum pernah diterapkan Real Madrid kepada pemain mana pun. Ketika kesepakatan tidak tercapai, negosiasi pun terhenti.
The Athletic menambahkan bahwa Real Madrid menghargai dampak Alonso saat klub memimpin La Liga , tetapi juga prihatin dengan ketidakpuasan di antara sekelompok pemain di ruang ganti, dengan Vinicius sebagai kasus yang paling jelas. Perez masih memiliki perlindungan khusus untuk bintang Brasil tersebut, tetapi situasi saat ini telah memaksa dewan untuk menemukan cara untuk meredakan konflik tersebut sesegera mungkin.
Real berharap hasil baik di lapangan dan peningkatan performa Vinicius akan membantu kedua belah pihak memperbaiki perbedaan mereka. Namun, hingga hubungan dengan Alonso membaik, perpanjangan kontrak Vinicius masih belum jelas.
Belum lagi, “Los Blancos” juga disebut-sebut siap menjual Vinicius secara langsung jika menerima tawaran masuk akal.
