Manuel Ugarte kembali tampil mengecewakan saat Manchester United kalah 1-2 di kandang Aston Villa pada pekan ke-17 Liga Inggris 2025/2026, Minggu 21 Desember 2025 malam WIB.
Manchester United mengalami kekalahan 1-2 di Villa Park. Komunitas penggemar “Setan Merah” percaya bahwa kekalahan dari Aston Villa menandai berakhirnya masa depan Manuel Ugarte di Old Trafford.
Ugarte menjadi sasaran kritik dan diganti pada menit ke-75 setelah penampilan yang kurang memuaskan. Yang perlu diperhatikan, kekalahan di Villa Park memperpanjang statistik yang mengkhawatirkan: MU belum memenangkan satu pun pertandingan Liga Premier dalam tujuh penampilan terakhir Ugarte sebagai starter.
Di media sosial, reaksi keras pun bermunculan. Beberapa menyatakan bahwa Ugarte “seharusnya tidak bermain semenit pun lagi untuk MU,” sementara yang lain berpendapat bahwa dimasukkannya dia di atas Kobbie Mainoo dalam pemilihan tim adalah “tidak dapat diterima.” Bagi banyak penggemar, statistik yang mudah dilupakan ini adalah bukti bahwa masa Ugarte di Old Trafford mungkin akan segera berakhir.
Statistik Buruk Ugarte
Kekalahan melawan Aston Villa mengungkap banyak kelemahan Manchester United, terutama kesalahan individu Manuel Ugarte.
Gelandang Uruguay itu tampil mengecewakan, menunjukkan kecerobohan dalam penguasaan bola dan umpan. Contoh nyata terjadi pada menit ke-30, ketika Ugarte mengoper bola langsung keluar lapangan untuk Aston Villa padahal ia sama sekali tidak terkawal.
The Times berkomentar bahwa umpan tersebut bahkan “lebih buruk daripada standar semi-profesional.” Lebih lanjut, gelandang Manchester United itu sering melakukan umpan buruk dan kehilangan penguasaan bola di area berbahaya, menciptakan peluang bagi Aston Villa untuk melakukan serangan balik.
Ia menghadapi kritik keras dari para penggemar setelah pertandingan melawan Aston Villa. Statistik Ugarte dalam pertandingan melawan Aston Villa jelas menunjukkan masalahnya. Gelandang tersebut bermain selama 73 menit, tidak melakukan umpan kunci, kehilangan bola 8 kali, dua kali kebobolan, melakukan 4 pelanggaran, dan membuat 1 kesalahan.
Statistik ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuannya untuk berkontribusi pada tim. Ugarte, meskipun merupakan sosok yang familiar bagi Amorim di Sporting, bukan lagi pilihan yang efektif bagi manajer asal Portugal itu di lini tengah Manchester United. Ia juga sering dikritik karena kurangnya kecepatan dan kreativitas serta kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sepak bola Inggris.
Morgan Rogers Getarkan Gawang Manchester United
Aston Villa mengamankan kemenangan berkat dua gol dari Morgan Rogers. Ia mencetak dua gol yang hampir identik di setiap babak, keduanya dengan tendangan melengkung kaki kanan yang kuat ke sudut bawah gawang. Satu-satunya gol hiburan Manchester United datang tepat sebelum jeda, ketika Matheus Cunha memanfaatkan kesalahan Matty Cash untuk menyamakan kedudukan.
Namun, hanya itu yang bisa dilakukan tim tamu. Kekalahan itu semakin menghancurkan bagi tim asuhan Ruben Amorim ketika kapten Bruno Fernandes harus meninggalkan lapangan karena cedera hamstring. Setelah 17 pekan, “Setan Merah” berada di posisi ke-7 dengan 26 poin.
