Cristiano Ronaldo menjadi pusat kontroversi setelah menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih yang diselenggarakan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Acara ini mempertemukan sejumlah tokoh teknologi dan bisnis terkemuka, termasuk Elon Musk dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Ini juga merupakan penampilan pertama CR7 di AS sejak 2016.
Menurut media AS, kehadiran Ronaldo bersama delegasi Arab Saudi menunjukkan perannya sebagai “wajah global” dalam strategi diplomasi olahraga yang dijalankan Riyadh. Namun, keputusan untuk menghadiri pesta di Gedung Putih tersebut telah menimbulkan kehebohan di media sosial, dengan banyak yang mengkritik sang superstar Portugal.
Menghadapi gelombang kritik, kedua saudara perempuan Ronaldo – Elma dan Katia Aveiro, langsung angkat bicara membela saudara mereka.
Elma memposting di Instagram : “Para badut masih belum mengerti bahwa Ronaldo tidak peduli dengan pendapat mereka. Ini bukan untuk mereka yang hanya berharap, ini untuk mereka yang mampu menahan tekanan. Mereka tidak punya apa-apa lagi untuk dikatakan.”
Katia lebih pedas lagi, mengunggah video yang mengkritik dramatisasi berlebihan di media sosial: “Baru saja berkunjung ke Gedung Putih dan mereka membuatnya seolah-olah kiamat akan datang. Sungguh munafik.”
Sementara itu, CR7 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Trump dan Ibu Negara setelah acara: “Terima kasih, Bapak Presiden, atas undangan dan sambutan hangatnya untuk saya dan tunangan saya. Setiap orang memiliki sesuatu yang berharga untuk disumbangkan, dan saya siap menginspirasi generasi baru tentang tanggung jawab, keberanian, dan perdamaian.”
Bawa Pesan Damai, Cristiano Ronaldo Dapat Pujian dari Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memuji Cristiano Ronaldo saat resepsi di Gedung Putih pada, Rabu 19 November 2025 pagi.
Ronaldo berada di Gedung Putih dalam rangka pertemuan Presiden Trump dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. CR7 dan sekelompok pemain dari Liga Pro Saudi mendapat kehormatan menghadiri resepsi ini.
Menurut Fox News , dalam pidato sambutannya, rump memberikan pujian kepada CR7 di hadapan banyak tamu: “Kalian tahu, anak saya penggemar berat Cristiano Ronaldo. Kita punya Ronaldo di sini hari ini!”
Pak Trump melanjutkan dengan nada jenaka: “Saya rasa anak saya akan lebih menghormati ayahnya sekarang karena saya yang memperkenalkannya kepada Ronaldo. Terima kasih Cristiano atas kedatangannya, sungguh suatu kehormatan yang luar biasa!”
Kehadiran Ronaldo di Gedung Putih sekali lagi menunjukkan pengaruh pria berusia 40 tahun itu jauh melampaui lapangan, terutama dalam konteks bahwa ia telah menjadi duta besar sepak bola Arab Saudi sejak pindah ke Al Nassr pada akhir tahun 2022.
Sebelumnya, superstar Portugal tersebut telah mengirimkan kaus bertanda tangan kepada Presiden Trump dengan pesan: “Presiden Donald J. Trump, bermainlah sepak bola untuk perdamaian.”
Dalam percakapan tersebut, Ronaldo mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menyebarkan pesan perdamaian global dan menganggap Presiden Trump sebagai sosok yang mampu membawa perubahan.
