Real Madrid telah mengidentifikasi pelatih Aston Villa, Unai Emery sebagai pengganti utama Alvaro Arbeloa.
Mantan bek Real Madrid itu dipromosikan menjadi pelatih kepala tim utama setelah Xabi Alonso meninggalkan Bernabeu awal bulan ini. Awal kepemimpinan Arbeloa tidak berjalan mulus, dengan Real kalah dari Albacete di Copa del Rey. Baru-baru ini, kekalahan 2-4 melawan Benfica di Liga Champions telah menciptakan suasana tegang di Bernabeu.
Hasil yang mengecewakan memaksa Real Madrid untuk menjalani babak play-off demi menjaga harapan mereka melanjutkan perjalanan di Eropa tetap hidup, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan Arbeloa di kursi kepelatihan.
Dalam konteks itu, nama-nama seperti Zinedine Zidane, Jose Mourinho , dan Jurgen Klopp telah disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Namun, menurut Marca , manajemen Real Madrid memiliki pilihan yang lebih realistis: Unai Emery.
Marca mengklaim bahwa jika Real Madrid memutuskan untuk mengganti manajer di akhir musim, Emery berada di posisi paling menguntungkan untuk mengambil alih tim Royal. Kontak awal untuk mengukur kesiapan ahli strategi asal Spanyol itu dikabarkan telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Di usia 54 tahun, Emery adalah salah satu pelatih paling berpengalaman dan dihormati di Eropa. Ia telah melatih sejumlah klub besar seperti Valencia, Sevilla, PSG, Arsenal, dan Villarreal. Sejak mengambil alih Aston Villa pada tahun 2022, Emery telah membantu tim tersebut bangkit dengan kuat, lolos ke Liga Champions, dan saat ini bersaing memperebutkan gelar Liga Premier dengan Arsenal dan Manchester City.
Setelah 172 pertandingan bersama Aston Villa, Emery mencapai tingkat kemenangan lebih dari 56%. Ia terkenal dengan prestasinya yang luar biasa, memenangkan tiga gelar Liga Europa berturut-turut bersama Sevilla dan satu lagi bersama Villarreal. Prestasi ini telah menjadikan Emery sebagai sosok yang sangat berpengaruh dalam rencana masa depan Real Madrid.
4 Calon Pelatih Baru Real Madrid: Kembalinya Zinedine Zidane atau Munculnya Jurgen Klopp?
Manajemen Real Madrid secara aktif mencari manajer yang memiliki reputasi cukup untuk mengisi posisi tersebut. Jadi, siapa saja calon pengganti Alonso?
1. Enzo Maresca
Pakar strategi asal Italia itu mengakhiri masa baktinya selama 18 bulan di Chelsea pada Hari Tahun Baru. Meskipun berhasil membawa tim Stamford Bridge meraih gelar Piala Dunia Antarklub FIFA dan Liga Europa UEFA, perselisihan dengan manajemen klub mengenai wewenang pengambilan keputusan menyebabkan kepergiannya.
Sebelumnya, Maresca dikabarkan akan menggantikan Pep Guardiola di Manchester City. Namun, daya tarik posisi kosong di Real Madrid dapat sepenuhnya mengubah rencananya dan membawanya ke Spanyol untuk menguji dirinya di lingkungan baru yang penuh tantangan.
2. Zinedine Zidane
Legenda Prancis ini selalu dianggap sebagai penyelamat paling andal setiap kali Real Madrid dalam kesulitan. Zidane memiliki dua periode yang sangat sukses, memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turut dan dua gelar La Liga. Saat ini ia sedang beristirahat sejak meninggalkan klub pada tahun 2021.
Terlepas dari laporan yang menyebutkan Zidane sedang menunggu tempat di tim nasional Prancis setelah Piala Dunia, hubungannya yang erat dengan Real Madrid dan kepercayaan dari Presiden Florentino Perez selalu menjadikannya kandidat utama untuk posisi manajer klub tersebut.
3. Jurgen Klopp
Presiden Perez telah lama mengagumi Jurgen Klopp , yang membangkitkan kembali Liverpool dan mengubah mereka menjadi juara Liga Premier dan Eropa. Mulai Januari 2025, ahli strategi asal Jerman ini akan mengambil peran sebagai Direktur Sepak Bola Global di Red Bull. Meskipun Red Bull menegaskan Klopp belum siap untuk kembali melatih, reputasi Real Madrid memiliki pengaruh yang signifikan.
Energi berapi-api Klopp dipandang sebagai solusi yang dibutuhkan untuk membangkitkan kembali tim Real Madrid yang menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
4. Andoni Iraola
Ini adalah nama yang membangkitkan antusiasme berkat kemampuan profesionalnya yang telah terbukti di Liga Inggris. Di bawah bimbingan Iraola, Bournemouth menjadi tim dengan gaya permainan menyerang yang memikat, meskipun terus-menerus harus melepas pemain kunci untuk menghasilkan keuntungan. Kemampuannya dalam mengoptimalkan personel dan mempertahankan performa yang konsisten sangat dihargai oleh para ahli.
Meskipun kurang berpengalaman dalam mengelola klub-klub raksasa dibandingkan dengan kandidat lainnya, Iraola tetap menjadi pilihan potensial jika Real Madrid ingin melakukan perubahan yang inovatif dan modern.
