Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Jobstreet by SEEK memperkuat komitmen terhadap kemajuan ketenagakerjaan nasional melalui peluncuran fitur terbaru bernama SEEK Pass. Inovasi ini hadir sebagai bagian dari upaya mendukung visi pemerintah dalam menciptakan ekosistem rekrutmen yang lebih transparan, aman, dan terpercaya di seluruh Indonesia.
SEEK Pass dirancang untuk mempercepat proses rekrutmen sekaligus meningkatkan kualitas interaksi antara pencari kerja dan perusahaan. Dengan menambahkan lapisan verifikasi kredensial yang kuat, fitur ini memberikan keunggulan kompetitif bagi kandidat di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.
Di sisi lain, perusahaan dapat melakukan penyaringan secara lebih efisien dan akurat, berkat profil kandidat yang telah tervalidasi. Peluncuran SEEK Pass di Indonesia menghadirkan dua jenis verifikasi utama yang menjadi fondasi transparansi dalam proses rekrutmen.
Verifikasi Riwayat Karier memastikan bahwa pencari kerja benar-benar memiliki pengalaman di perusahaan yang tercantum dalam profil mereka. Validasi ini memberikan keyakinan kepada perekrut bahwa kandidat memiliki latar belakang profesional yang kredibel, sekaligus mengurangi risiko klaim palsu.
Kandidat yang telah diverifikasi cenderung menempati posisi teratas dalam daftar pencarian, karena profil mereka menunjukkan bukti nyata atas kompetensi dan pengalaman kerja. Jenis verifikasi kedua adalah Verifikasi Identitas melalui dokumen resmi seperti KTP atau paspor.
Proses ini mencocokkan data pribadi dengan identitas yang dikeluarkan oleh pemerintah, dan menghasilkan badge “Verified Digital ID” pada profil Jobstreet. Badge ini berfungsi sebagai sinyal kepercayaan bagi perusahaan, yang dapat memastikan bahwa pelamar adalah individu yang sah sebelum melanjutkan ke tahap wawancara atau seleksi lanjutan.
Kombinasi antara Verifikasi Riwayat Karier dan Verifikasi Identitas menciptakan profil kandidat yang autentik, kredibel, dan siap bersaing di pasar kerja yang dinamis. SEEK Pass tidak hanya mempercepat proses rekrutmen, tetapi juga membangun kepercayaan sejak tahap awal, baik dari sisi pencari kerja maupun perekrut.
Laporan eksklusif Hiring, Compensation, and Benefits 2025 dari SEEK menunjukkan bahwa 42% responden memperkirakan peningkatan aktivitas rekrutmen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini menandakan bahwa pasar tenaga kerja Indonesia akan semakin kompetitif, dan profil terverifikasi menjadi kunci untuk menonjol di tengah banyaknya pelamar.
“Verifikasi kredensial melalui SEEK Pass memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak. Kandidat dapat membangun kepercayaan sejak awal, sementara perusahaan memperoleh efisiensi dalam proses seleksi. Dengan profil yang telah diverifikasi, proses rekrutmen menjadi lebih terarah dan minim risiko,” jelas Wisnu Dharmawan, Sales Director – Indonesia, Jobstreet by SEEK.
Seperti diketahui, SEEK Pass telah menunjukkan dampak positif di pasar kerja internasional, khususnya di Australia dan Selandia Baru. Lebih dari tiga juta pengguna dan sembilan juta kredensial telah diverifikasi, dengan 50% lamaran menyertakan kredensial terverifikasi.
Data menunjukkan bahwa lamaran terverifikasi memiliki peluang 16% lebih tinggi untuk masuk dalam daftar kandidat terpilih. Sebanyak 75% perusahaan yang disurvei di Australia menyatakan bahwa verifikasi kredensial membantu mempercepat proses penyaringan.
“Antusiasme dalam mendukung jutaan pencari kerja di Indonesia agar tampil menonjol dengan kredensial yang telah diverifikasi. SEEK juga berencana memperluas opsi verifikasi secara lokal, termasuk menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah untuk membangun ekosistem rekrutmen yang lebih efisien dan terpercaya,” jelas Xavier Russo, General Manager SEEK Pass.
Percepatan ekspansi SEEK Pass dimungkinkan berkat integrasi antara SEEK, Jobstreet, dan Jobsdb ke dalam satu platform terpadu. Integrasi ini memungkinkan peluncuran produk dan inovasi dilakukan lebih cepat, serta mendukung verifikasi tempat kerja kandidat di seluruh pasar Asia tempat SEEK beroperasi.
Ke depan, jenis kredensial yang dapat diverifikasi akan terus bertambah, mengikuti lebih dari 20 jenis verifikasi yang telah tersedia di Australia dan Selandia Baru.
