Indonesia mengambil langkah strategis menuju masa depan digital dengan menghadirkan AI Innovation Hub, hasil kolaborasi antara Telkomsel dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di ajang Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang digelar di kampus ITB.
Kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam mempercepat riset serta inovasi di bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
AI Innovation Hub digagas sebagai pusat kolaborasi teknologi masa depan untuk mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
AI untuk Indonesia Emas 2045
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, yang mewakili Direktur Utama Telkomsel, hadir langsung untuk menandatangani nota kesepahaman bersama Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara.
Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Brian Yuliarto.
Inisiatif ini dirancang bukan hanya sebagai proyek teknologi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045, yang bertujuan menciptakan bangsa yang unggul secara teknologi dan mandiri secara digital.
Dalam konteks ini, AI Innovation Hub akan menjadi wadah kolaboratif yang fokus pada riset aplikatif dan pengembangan talenta digital yang mumpuni.
Fungsi Strategis AI Innovation Hub
AI Innovation Hub bukan sekadar laboratorium teknologi biasa. Struktur utamanya terdiri dari dua pilar besar:
- AI Academy: Platform pembelajaran berbasis sistem manajemen pembelajaran (LMS) yang ditenagai oleh AI untuk mendukung proses pelatihan dan pengembangan kompetensi.
- AI Labs: Ruang kolaborasi riset bersama antara akademisi dan praktisi industri yang berfokus pada proyek nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, berbagai aktivitas seperti seminar, diskusi panel, demo use case AI, hingga community gathering akan rutin digelar untuk memperkuat ekosistem AI nasional.
Dukungan Pemerintah: Sinergi adalah Kunci
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Brian Yuliarto, menegaskan pentingnya sinergi ini dalam pidatonya.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai tonggak penguatan ekosistem riset nasional. Melalui sinergi ini, Indonesia bisa mempercepat kemandirian digital dan menciptakan inovasi yang lahir dari kolaborasi nyata antara kampus dan industri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Dian Siswarini, yang menyatakan bahwa langkah Telkomsel ini sejalan dengan program Telkomsel Akselerasikan Indonesia (AI) yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang merata dan berkelanjutan.
ITB Sebagai Pilar Riset dan Inovasi Nasional
ITB dipilih sebagai mitra awal karena keunggulannya dalam bidang teknik, data science, serta kekuatan ekosistem riset yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyampaikan kebanggaannya terhadap kerja sama ini. Menurutnya, AI Innovation Hub merupakan bukti bahwa inovasi terbaik lahir dari kerja bersama antara akademisi dan pelaku industri.
Ia juga menambahkan bahwa model kolaborasi seperti ini berpotensi dikembangkan lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, guna menciptakan ekosistem riset AI yang merata.
Melalui AI Innovation Hub, Telkomsel tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam pengembangan teknologi, tetapi juga dalam membentuk SDM digital yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.
Indra Mardiatna menegaskan, “Kami percaya bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh seberapa cepat kita bisa mengadopsi dan mengembangkan teknologi AI. Melalui kolaborasi ini, Telkomsel ingin menghadirkan solusi inovatif yang bisa diterapkan langsung di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, industri, hingga layanan publik.”
