Dalam perkembangan besar yang mengguncang dunia teknologi, Epic Games Store akhirnya akan kembali hadir di Google Play Store, membuka akses lebih mudah bagi pengguna Android untuk mengunduh Fortnite dan berbagai game lainnya dari Epic.
Kepastian ini diumumkan langsung oleh CEO Epic, Tim Sweeney, usai memenangkan gugatan banding terhadap Google di pengadilan Amerika Serikat.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari kemenangan hukum Epic atas monopoli sistem pembayaran dan distribusi aplikasi di Google Play, yang sebelumnya dinyatakan melanggar hukum oleh juri pada tahun 2023.
Baca juga: PlayStation Portable 2 Bisa Mainkan Semua Game PS5, Tapi Performa Lebih Rendah?
Thanks to the verdict, the Epic Games Store for Android will be coming to the Google Play Store! It’s already available worldwide from our web site, https://t.co/f77ZSrBMGd.
Epic Games Store for PC already carries several other PC stores (https://t.co/92elnB3IGv, GOG Galaxy). https://t.co/4ndkMmhLUX
— Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) July 31, 2025
Meskipun Google berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun saat ini Epic sudah mendapat lampu hijau untuk memasukkan tokonya langsung ke dalam Google Play.
Epic Games Store Kini Bisa Masuk Google Play
Selama ini, kehadiran Epic Games Store di Android terbatas melalui metode sideloading, pengguna harus mengunduh langsung dari situs web Epic atau mengandalkan kerja sama dengan produsen ponsel tertentu.
Hal ini tentu menyulitkan pengguna awam, serta membatasi distribusi game populer seperti Fortnite, Fall Guys, dan Rocket League Sideswipe.
Namun, dengan keputusan hukum terbaru dari Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan AS, jalan bagi Epic (dan toko aplikasi pihak ketiga lainnya) untuk masuk ke Google Play kini terbuka lebar.
Dilansir dari The Verge (01/08/25), juru bicara Epic, Cat McCormack, mengonfirmasi bahwa penangguhan terhadap putusan pengadilan telah dicabut, memungkinkan implementasi segera dari larangan permanen terhadap praktik monopoli Google.
Pengaruh Besar terhadap Ekosistem Android
Keputusan ini tak hanya penting bagi Epic, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap ekosistem Android secara menyeluruh.
Baca juga: Biar Kuat Main Cyberpunk 2077, Ini Spesifikasi Mac yang Dibutuhkan
Dalam waktu dekat, kita bisa melihat lebih banyak toko aplikasi pihak ketiga yang akan bergabung ke dalam Google Play Store, menghadirkan pilihan distribusi aplikasi yang lebih luas bagi pengguna serta persaingan yang lebih sehat bagi pengembang.
Meski begitu, Google tak tinggal diam. Dalam pernyataan resminya, Lee-Anne Mulholland, Kepala Global Bidang Regulasi Google, menyatakan bahwa keputusan ini bisa membahayakan keamanan pengguna, mengurangi pilihan yang aman, dan menghambat inovasi yang selama ini menjadi dasar dari ekosistem Android.
“Prioritas utama kami tetap menjaga keamanan pengguna, mendukung pengembang, dan mempertahankan platform yang terpercaya. Kami akan terus melanjutkan proses banding”, ujar Mulholland.
Kembalinya Fortnite ke Google Play menjadi kabar gembira bagi jutaan penggemar game battle royale ini. Setelah sebelumnya hanya tersedia melalui metode unduhan langsung, kini pengguna Android bisa mengakses Fortnite dengan lebih mudah dan aman melalui toko aplikasi resmi.
Epic sendiri telah memperkenalkan banyak fitur baru dalam toko aplikasinya, termasuk program mingguan game gratis, dukungan lintas platform, serta akses ke judul-judul populer dari portofolio Epic Games.
Kehadiran Epic Games Store secara resmi di Google Play akan memudahkan pemain untuk menikmati semua fitur ini tanpa hambatan teknis.
Sebagai informasi, Epic sendiri sudah menyusun roadmap jangka panjang untuk memperluas jangkauan tokonya, baik di Android maupun iOS.
Untuk iPhone dan iPad, Epic Games Store saat ini hanya tersedia secara terbatas di kawasan Uni Eropa, seiring dengan implementasi regulasi pasar digital di sana.
