Liverpool menghadapi skenario berisiko di bursa transfer musim dingin karena Federico Chiesa dilaporkan menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Anfield.
Menurut La Gazzetta dello Sport, striker Italia itu ingin kembali ke Juventus pada Januari 2026, setelah masa yang mengecewakan di klub barunya. Kepindahan ini terjadi pada saat yang sangat sensitif bagi pelatih Arne Slot.
Liverpool mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka dalam 10 pertandingan di semua kompetisi, tetapi tiga hasil imbang berturut-turut melawan Leeds United, Fulham, dan Arsenal menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Masalah skuad semakin memperumit situasi, dengan Conor Bradley, Alexander Isak, dan Hugo Ekitike semuanya absen karena cedera.
Chiesa hanya mencetak 2 gol dan memberikan 3 assist dalam 20 penampilan musim ini. Dia belum pernah benar-benar mengamankan tempat di tim inti dalam sistem Slot. Manajer asal Belanda itu menyatakan bahwa Chiesa tetap masuk dalam rencana rotasinya, dan bahkan bisa digunakan sebagai striker jika diperlukan, tetapi itu tidak cukup untuk meyakinkan pemain internasional Italia itu untuk tetap bertahan.
Jika Liverpool melepas Chiesa sekarang, mereka akan menghadapi masalah personel yang sangat sulit. Ekitike dan Isak masih belum tersedia, sementara Mohamed Salah saat ini sedang berkompetisi dengan tim nasional Mesir di Piala Afrika 2026. Ini berarti lini serang “The Kop” berisiko mengalami penurunan drastis selama periode jadwal yang padat ini.
Dalam konteks itu, Arne Slot harus mempertimbangkan dengan cermat apakah akan mempertahankan Chiesa untuk memastikan kedalaman skuad, atau menerima kepergiannya dan mencari pengganti dalam jangka waktu yang sangat singkat.
Liverpool Keberatan Lepas Federico Chiesa ke Juventus dengan Status Pinjaman
Klub Serie A Liga Italia, Juventus sama sekali belum melakukan pendekatan, baik resmi maupun non formal, kepada Liverpool terkait Federico Chiesa.
Baru-baru ini, masa depan Federico Chiesa di Anfield menjadi topik hangat di media. Banyak sumber menyebutkan bahwa bintang Italia itu tidak bahagia di Inggris dan Juventus ingin “menyelamatkan” mantan pemain mereka melalui kesepakatan pinjaman di jendela transfer Januari. Namun, kenyataannya justru sebaliknya.
James Pearce, seorang jurnalis yang dekat dengan Liverpool, mengklaim bahwa klub Turin tersebut belum mengirimkan tawaran atau melakukan panggilan penjajakan apa pun kepada The Kop .
Di sisi lain, Liverpool tetap teguh pada pendiriannya. Mereka tidak berniat membiarkan Chiesa pergi dengan status pinjaman. Jika terpaksa berpisah dengan pemain internasional Italia itu, Liverpool hanya akan setuju untuk menegosiasikan penjualan permanen. Namun, skenario ini tampaknya tidak mungkin terjadi saat ini, karena pemain kelahiran 1997 itu masih dianggap sebagai bagian penting dari rencana personel staf pelatih.
Bukti paling jelas tentang pentingnya Chiesa adalah ia telah tampil di kelima pertandingan terakhir Liverpool. Meskipun ia belum mendapatkan tempat sebagai starter reguler, kehadirannya memberikan kedalaman yang sangat dibutuhkan di lini serang.
Sejauh musim ini, bintang berusia 28 tahun itu telah tampil sebanyak 20 kali untuk The Reds, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Ia telah menyumbangkan 2 gol dan 3 assist. Dengan Juventus yang masih belum aktif, Chiesa kemungkinan akan melanjutkan hubungannya dengan Liverpool setidaknya hingga akhir musim ini.
