Sebuah era di lini tengah Manchester United akan segera berakhir. Baru-baru ini, manajemen Setan Merah mengkonfirmasi informasi penting: Casemiro meninggalkan Old Trafford pada akhir musim, segera setelah kontraknya saat ini berakhir.
Kepergian “batu karang” asal Brasil itu akan memaksa Manchester United untuk melakukan perombakan besar di lini tengah pada musim panas 2026. Untuk mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan oleh mantan bintang Real Madrid itu, Setan Merah berencana untuk mendatangkan satu, atau bahkan dua, pemain “ternama” di lini tengah.
Berikut adalah empat kandidat paling menjanjikan yang saat ini masuk dalam daftar pantauan khusus Old Trafford.
1. Carlos Baleba (Brighton & Hove Albion)
Baleba adalah target utama Manchester United di akhir jendela transfer musim panas 2025, tetapi Brighton dengan tegas menolak. Spekulasi tentang masa depannya tampaknya telah berdampak negatif pada moral gelandang Kamerun itu musim ini.
Statistik Baleba telah merosot dibandingkan musim lalu: rata-rata hanya 20 operan per pertandingan (dibandingkan 33), memenangkan 3 duel (dibandingkan 6), dan hanya melakukan 1 tekel per penampilan. Namun, tim pemantau bakat Manchester United belum mengesampingkannya. Mereka percaya kualitas Baleba tidak dapat disangkal dan siap untuk mengajukan tawaran baru jika Brighton menunjukkan tanda-tanda ingin menjualnya musim panas mendatang.
2. Adam Wharton (Crystal Palace)
Di usia 21 tahun, Adam Wharton muncul sebagai “permata” sepak bola Inggris. Tidak seperti mobilitas Anderson, Wharton adalah gelandang yang bermain dengan cerdas. Meskipun akurasi umpannya hanya 80%, pemain internasional Inggris ini memiliki kemampuan untuk memberikan umpan panjang yang sangat berbahaya untuk memulai serangan.
Secara defensif, Wharton memiliki kesadaran posisi yang sangat baik daripada mengandalkan kekuatan fisik semata. Ia rata-rata memenangkan 5 duel, melakukan 2,5 tekel, dan merebut kembali bola lebih dari 5 kali per pertandingan musim ini. Inilah tipe gelandang bertahan modern yang sangat dibutuhkan Manchester United untuk mengontrol tempo permainan.
3. Elliot Anderson (Nottingham Forest)
Sejak pindah ke Nottingham Forest dari Newcastle United pada musim panas 2024, Elliot Anderson telah bertransformasi menjadi salah satu gelandang tengah terbaik di Premier League. Di usia 23 tahun, ia adalah pemain yang tak tergantikan, memainkan peran penting dalam membantu Forest finis di posisi ke-7 musim lalu dan hampir lolos ke Liga Champions.
Meskipun Forest berjuang di dekat zona degradasi pada musim ini, Anderson telah menjadi pemain yang menonjol . Statistiknya sangat mengesankan, rata-rata memenangkan 8 duel, merebut bola kembali sebanyak 8 kali, dan melakukan 3 tekel per pertandingan.
Selain kemampuan bertahannya, Anderson juga berkontribusi dalam serangan dengan tingkat akurasi umpan sebesar 86% (57 umpan/pertandingan). Para ahli percaya bahwa Anderson memiliki kualitas bertahan yang mirip dengan Casemiro tetapi lebih muda dan lebih energik.
4. Eduardo Camavinga (Real Madrid)
Ini dianggap sebagai opsi “impian” bagi Manchester United. Camavinga telah menjadi pemain kunci bagi Real Madrid selama bertahun-tahun, tetapi kurangnya jaminan waktu bermain dapat membuatnya mempertimbangkan kembali masa depannya. Pada musim 2025/2026, bintang berusia 23 tahun ini akan tampil sebanyak 22 kali tetapi hanya akan bermain rata-rata 48 menit per pertandingan.
Meskipun minim waktu bermain, dampak Camavinga sangat besar: tingkat akurasi umpannya mencapai 92% dan tingkat kemenangan duelnya sebesar 66%. Jika Real Madrid memberikan lampu hijau, Man Utd pasti akan berupaya maksimal untuk membawa Camavinga ke Old Trafford, menjadikannya penerus yang sempurna bagi rekan setimnya di tim senior, Casemiro.
Musim panas 2026 menjanjikan bursa transfer yang sibuk di Old Trafford, karena menemukan pengganti Casemiro akan menentukan keberhasilan atau kegagalan Setan Merah di era baru.
