Arsenal menghadapi risiko menghabiskan sejumlah besar uang setelah bek andalan Gabriel Magalhaes mengalami cedera saat bermain untuk timnas Brasil.
Pemain berusia 27 tahun itu tertatih-tatih meninggalkan lapangan dalam kemenangan 2-0 Brasil atas Senegal di Emirates Stadium pada 15 November. Gabriel tetap berada di London untuk menjalani tes dan perawatan setelah pertandingan. BBC Sport mengatakan ia kemungkinan akan absen setidaknya selama empat minggu dan bisa jadi absen hingga Januari.
Ini merupakan kehilangan besar bagi pelatih Mikel Arteta, karena Gabriel menjadi starter di semua 11 pertandingan Liga Inggris musim ini dan berkontribusi pada Arsenal yang memiliki pertahanan paling solid di liga. Namun, yang juga membuat “The Gunners” pusing adalah biaya yang timbul dari celah dalam program perlindungan pemain FIFA .
Menurut The Athletic , FIFA memiliki dana Program Perlindungan Klub untuk mendukung pembayaran gaji kepada pemain yang cedera saat membela tim. Namun, kompensasinya dibatasi sekitar £120.000/minggu, lebih rendah dari pendapatan minimum Gabriel sebesar £150.000/minggu berdasarkan kontraknya yang ditandatangani pada Juni 2025.
Artinya, Arsenal harus mengeluarkan sekitar £30.000 per minggu untuk menutupi selisihnya selama bek tengah tersebut absen. Jika Gabriel absen selama empat minggu, Arsenal akan kehilangan sekitar £120.000; jika ia absen selama 10 minggu—hingga akhir Januari—angkanya bisa naik hingga hampir £300.000.
Dari segi kemampuan teknis, Arteta masih memiliki opsi alternatif seperti Cristhian Mosquera. Namun, opsi lain, Riccardo Calafiori, juga belum pasti. Bek Italia tersebut mengalami masalah fisik selama sesi latihan November.
Dalam konteks jadwal yang padat, kehilangan dua bek tengah pada saat yang sama bisa menjadi sakit kepala nyata bagi Arsenal di tahap krusial musim ini.
Arsenal Alami Krisis Pemain
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tengah dipusingkan menghadapi “badai” cedera serius akibat pertandingan internasional.
Jurrien Timber mengalami cedera dalam pertandingan terakhir Belanda di kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Lithuania. Bek tersebut tampak sangat kesakitan, meskipun tingkat keparahannya belum diketahui. Timber adalah cedera kedua yang menimpa lini pertahanan Arsenal hanya dalam beberapa hari.
Sebelumnya, bek tengah andalan Gabriel Magalhães mengalami cedera paha kanan dan harus meninggalkan lapangan lebih awal dalam pertandingan persahabatan antara Brasil dan Senegal pada malam 15 November. Hasil tes terbaru di London mengonfirmasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu pasti akan absen setidaknya selama beberapa minggu.
Kemarahan Arsenal bukan hanya karena cedera Gabriel, tetapi juga karena cara Brasil menangani situasi tersebut. Banyak penggemar dan pakar mengkritik bahwa dengan kehadiran bek tengah lain seperti Militao, Alexsandro, dan Marquinhos, Brasil seharusnya bisa mengeluarkan Gabriel dari skuad untuk menghindari risiko. Namun, mereka justru membiarkannya bermain dalam pertandingan persahabatan.
Tak berhenti di situ, dua bintang lainnya juga menjadi sumber masalah bagi staf pelatih Arsenal. Riccardo Calafiori mengalami cedera pinggul dan belum jelas kapan ia akan kembali. Striker utama Viktor Gyökeres juga mengalami masalah sejak awal bulan.
Dengan jadwal mendatang termasuk pertandingan kunci melawan Tottenham, Chelsea (Liga Inggris) dan Bayern Munich (Liga Champions), Arsenal menghadapi krisis nyata jika Timber, Gabriel, Calafiori, dan Gyökeres tidak pulih tepat waktu.
