Samsung kembali mengguncang dunia teknologi dengan bocoran terbaru yang mengisyaratkan kehadiran ponsel lipat tiga layar sebuah inovasi yang selama ini hanya menjadi spekulasi di kalangan penggemar gadget.
Menjelang akhir pekan, jagat maya dikejutkan oleh unggahan dari informan Tech Highest di platform X, yang menampilkan serangkaian klip pendek berisi ilustrasi antarmuka One UI. Klip-klip tersebut diyakini sebagai simulasi fitur utama dari perangkat lipat tiga Samsung yang akan datang, yang disebut-sebut sebagai Galaxy Z Trifold.
Dikutip dari Android Central, Selasa (2/9/2025), dalam bocoran tersebut, dua klip secara khusus menyoroti fitur pengisian daya nirkabel yang tampaknya menjadi bagian integral dari desain perangkat.
Ilustrasi menunjukkan bahwa pengisian daya hanya dapat dilakukan melalui panel yang memuat susunan tiga kamera, yang berada di sisi luar saat perangkat dalam posisi terbuka.
Ketika perangkat dilipat, panel kamera tersebut tetap berada di bagian atas, memungkinkan koneksi langsung dengan pengisi daya nirkabel. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga efisiensi desain yang cerdas.
Menariknya, klip lain memperlihatkan Galaxy Buds 3 Pro yang diletakkan di atas permukaan perangkat saat terbuka, mengisyaratkan bahwa Galaxy Z Trifold akan mendukung fitur reverse wireless charging.
Artinya, perangkat ini tidak hanya bisa diisi daya secara nirkabel, tetapi juga mampu mengisi daya perangkat lain seperti earbuds atau smartwatch sebuah fitur yang semakin menjadi standar di kelas flagship.
Tak berhenti di situ, bocoran terakhir mengungkap kemampuan pembayaran NFC yang tertanam dalam perangkat. Ilustrasi menunjukkan pengguna cukup menempelkan panel paling kanan yang juga merupakan panel kamera ke pembaca NFC di toko untuk melakukan transaksi. Ini menandakan bahwa Samsung benar-benar memikirkan pengalaman pengguna secara menyeluruh, dari produktivitas hingga gaya hidup digital yang serba cepat.
Meski bocoran ini belum sepenuhnya mengungkap desain final perangkat, susunan tiga kamera yang ditampilkan sangat mirip dengan Galaxy Z Fold 7, membuat spekulasi semakin kuat bahwa Trifold akan menjadi evolusi dari lini Fold yang sudah mapan.

Bahkan, dalam salah satu tanggapan terhadap komentar pengguna, informan Tech Highest menyebut kemungkinan kehadiran S Pen dalam paket TriFold. Meski belum dikonfirmasi, ide ini membuka peluang besar bagi pengguna yang menginginkan perangkat lipat multifungsi dengan dukungan stylus.
Antusiasme terhadap Galaxy Z Trifold mulai memuncak sejak Juli lalu, ketika laporan menyebutkan bahwa Samsung telah mendaftarkan nama perangkat tersebut di Korea Selatan.
Tak hanya itu, perusahaan juga mengajukan merek dagang untuk nama Galaxy Z Trifold, memperkuat dugaan bahwa perangkat ini bukan sekadar konsep, melainkan produk nyata yang sedang dipersiapkan untuk pasar global.
Kepastian mulai terungkap menjelang akhir Agustus, saat Samsung secara resmi mengonfirmasi bahwa ponsel lipat tiga layar akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2025.
Dalam konferensi pers pendapatan kuartal kedua, perusahaan menyatakan bahwa perangkat ini akan menjalankan sistem operasi Android XR dan dilengkapi dengan dua layar Micro OLED yang mendukung pelacakan mata. Teknologi ini membuka kemungkinan baru dalam interaksi pengguna, terutama dalam konteks augmented reality dan multitasking ekstrem.
Dengan kombinasi desain revolusioner, fitur pengisian daya canggih, kemampuan NFC, dan potensi integrasi S Pen, Galaxy Z Trifold tampaknya siap menjadi game changer di dunia smartphone lipat.
Jika semua bocoran ini terbukti akurat, maka Samsung tidak hanya memperluas lini Galaxy Z, tetapi juga mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan perangkat mobile di masa depan.
