Apple tampaknya belum menyerah pada ide menghadirkan cincin pintar (Apple Ring) sebagai bagian dari ekosistem perangkatnya.
Setelah hampir dua dekade sejak pertama kali kabar tentang proyek ini muncul, paten baru yang terungkap menunjukkan bahwa Apple terus mengembangkan desain dan fungsi potensial dari perangkat ini.
Dalam dokumen paten terbaru, Apple menggambarkan bagaimana Apple Ring bisa digunakan untuk mengontrol iPhone, memberikan perintah suara lewat mikrofon, hingga berfungsi sebagai perangkat input tambahan untuk perangkat wearable lain seperti Apple Watch atau bahkan Apple Vision Pro.
Apple Ring Bisa Jadi Pengendali iPhone
Dilansir dari Apple Insider (26/08/25), salah satu detail menarik dari paten terbaru adalah desain cincin luar yang dapat diputar.
Mekanisme ini memungkinkan pengguna menggunakan cincin seperti kontrol volume atau alat navigasi menu di iPhone.
Konsep ini mengingatkan pada Digital Crown di Apple Watch, yang terbukti menjadi inovasi sederhana namun sangat berguna.
Selain itu, cincin ini juga dapat berfungsi sebagai input tambahan untuk menggeser daftar, mengganti lagu, atau bahkan menyalakan perangkat rumah pintar seperti lampu atau televisi hanya dengan memutar cincin di jari.
Hadir dengan Mikrofon dan Sensor
Tak berhenti di situ, paten Apple juga menyebutkan kemungkinan kehadiran mikrofon internal di Apple Ring. Dengan fitur ini, pengguna dapat memberikan perintah suara langsung ke Siri tanpa harus menyentuh iPhone atau Apple Watch.
Lebih jauh, Apple Ring disebut-sebut mampu memanfaatkan inertial measurement unit (IMU) untuk mendeteksi gerakan jari.

Artinya, pengguna cukup menunjuk ke arah tertentu untuk mengontrol perangkat, misalnya membuka pintu pintar hanya dengan isyarat jari.
Sensor tambahan juga dapat digunakan untuk pemantauan kesehatan, terutama jika dipasangkan dengan Apple Watch.
Data dari dua perangkat wearable ini dapat memberikan hasil yang lebih akurat untuk pemantauan aktivitas harian maupun kondisi medis tertentu.

Bagian dari Ekosistem Apple
Seperti biasa, Apple tampaknya merancang perangkat ini agar terintegrasi penuh dengan ekosistemnya. Dalam paten disebutkan, Apple Ring bisa menerima notifikasi dari iPhone dan memberikan peringatan dalam bentuk getaran halus.
Hal ini tentu mirip dengan fungsi Apple Watch, namun keberadaan Apple Ring bisa menjadi alternatif yang lebih kecil, ringan, dan lebih tidak mencolok bagi pengguna yang tidak ingin memakai jam pintar.
Selain itu, integrasi dengan perangkat lain seperti AirPods, Mac, hingga Apple Vision Pro membuka potensi besar. Bayangkan jika gerakan jari yang terdeteksi cincin bisa digunakan untuk mengontrol pointer di Vision Pro atau menavigasi musik di AirPods tanpa harus menyentuh perangkat.
Salah satu paten yang diajukan Apple juga menjelaskan konsep “stationary inner band” (bagian dalam tetap) dan “rotating outer band” (bagian luar dapat diputar). Desain ini memungkinkan cincin tetap nyaman di jari, sementara bagian luar bisa digunakan sebagai kontrol.
Menariknya, Apple tidak hanya membatasi konsep ini pada cincin. Dalam dokumen paten, perusahaan menyebutkan kemungkinan bentuk lain seperti anting pintar, gelang elektronik, hingga kalung pintar yang dapat menggunakan mekanisme serupa.
Peluncuran yang Masih Misterius
Meskipun dua paten terbaru ini menambah panjang daftar inovasi terkait Apple Ring, tidak ada jaminan produk ini akan benar-benar dirilis.
Apple terkenal sering mendaftarkan paten untuk banyak teknologi, namun hanya sebagian kecil yang akhirnya diwujudkan menjadi produk nyata.
Apalagi, ide tentang Apple Ring sudah beredar sejak 2007 dan beberapa kali dikabarkan batal. Namun, dengan semakin berkembangnya tren perangkat wearable dan teknologi AR/VR seperti Apple Vision Pro, peluang kehadiran Apple Ring kini semakin besar.
Jika benar dirilis, Apple Ring berpotensi menjadi perangkat wearable paling kecil namun paling canggih dari Apple, dengan kemampuan menggabungkan fungsi kontrol, kesehatan, komunikasi, dan integrasi ekosistem dalam satu perangkat mungil.
Sumber foto: YouTube Apple Insider dan Apple
