Pengguna Nintendo Switch 2 kini bisa menantikan solusi upgrade penyimpanan yang lebih fleksibel dan ekonomis.
Sebuah adapter MicroSD Express ke SSD M.2 tengah dikembangkan oleh komunitas open-source, yang memungkinkan pengguna untuk memasang SSD NVMe M.2 2230 ke dalam konsol generasi terbaru dari Nintendo ini.
Proyek ini muncul di GitHub dan langsung menarik perhatian komunitas modder dan penggemar teknologi.
Pasalnya, adapter ini memanfaatkan fitur tersembunyi pada Nintendo Switch 2, yaitu dukungan terhadap SD Express 7.1 yang terdapat di slot MicroSD-nya.
Apa Itu SD Express 7.1?
Nintendo Switch 2 secara resmi dibekali dengan slot MicroSD Express yang mendukung standar SD Express 7.1.
Baca juga: Deretan Game Nintendo Switch 2 Paling Dinanti di JuniāJuli 2025
Hal ini bukan sekadar slot MicroSD biasa, melainkan slot yang membuka akses ke antarmuka PCIe Gen3 x1 dan dapat menjalankan protokol NVMe, sama seperti SSD berperforma tinggi di laptop dan PC modern.
Dengan memanfaatkan potensi ini, adapter yang sedang dikembangkan mampu menghubungkan slot MicroSD pada Switch 2 langsung ke SSD NVMe M.2 2230.
Tidak diperlukan konversi protokol tambahan karena pengendali host di dalam Switch 2 sudah mendukung konektivitas tersebut secara native.
Dengan kata lain, konsol secara teknis bisa “melihat” SSD M.2 tersebut seolah-olah itu adalah kartu penyimpanan biasa namun dengan kecepatan baca dan tulis yang jauh lebih cepat.
Power Draw Jadi Fokus
Meski terdengar menjanjikan, proyek ini masih berada dalam tahap pengembangan aktif. Para pengembang sedang menyempurnakan desain PCB (Printed Circuit Board) dan melakukan berbagai pengujian teknis.
Salah satu tantangan utama yang mereka hadapi adalah masalah daya. SSD NVMe, meski kecil, cenderung menarik daya lebih tinggi dibanding kartu MicroSD biasa.
Jika konsumsi dayanya melebihi batas yang bisa disuplai oleh slot Switch 2, maka bisa terjadi ketidakstabilan atau bahkan kerusakan.
Untuk mengatasi hal ini, tim pengembang menambahkan basic power filter dalam rancangan adapter.
Baca juga: Cara Cepat dan Praktis Pindahkan Data dari Nintendo Switch Lama ke Switch 2
Namun mereka tetap menyarankan hanya menggunakan SSD NVMe M.2 2230 bertegangan rendah, serta tidak mencoba adapter ini pada Nintendo Switch generasi pertama atau perangkat lain dengan slot MicroSD non-Express.
Langkah ini sendiri disambut positif oleh banyak kalangan, terutama komunitas modder yang telah lama berharap ada alternatif lebih terjangkau dan cepat untuk ekspansi storage di Switch.
Mengingat harga kartu MicroSD berkecepatan tinggi masih cukup mahal, kehadiran SSD NVMe bisa menjadi alternatif menarik, baik dari sisi harga per gigabyte maupun performa.
Selain itu, penggunaan SSD berbasis NVMe memberikan keuntungan dari segi kecepatan loading game, installasi data, hingga transfer file yang lebih cepat walaupun saat ini Nintendo belum secara resmi mengonfirmasi dukungan penuh terhadap penggunaan SSD eksternal.
Untuk saat ini, pengguna yang tertarik bisa memantau perkembangan proyek ini secara langsung di GitHub.
Meski belum tersedia secara massal, kehadiran proyek ini menunjukkan potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna yang ingin meng-upgrade Nintendo Switch 2 mereka tanpa perlu repot melakukan modifikasi internal yang kompleks.
