Motorola kembali meramaikan pasar ponsel lipat dengan peluncuran seri terbaru Razr 2025, dan kali ini mereka menghadirkan sesuatu yang benar-benar mencuri perhatian: Motorola Razr Ultra 2025 dengan panel belakang kayu.
Ini adalah langkah berani yang memadukan nostalgia, inovasi, dan estetika dalam satu perangkat yang siap bersaing di segmen premium.
Motorola tidak tanggung-tanggung dalam memperluas lini ponsel lipatnya. Tahun ini, mereka memperkenalkan tiga model sekaligus: Motorola Razr, Razr Plus, dan yang paling mencolok, Razr Ultra.
Ketiganya mengusung desain flip yang kini semakin populer, namun Razr Ultra hadir dengan spesifikasi tertinggi dan sejumlah fitur eksklusif.
Dibanderol dengan harga USD 1.299 atau sekitar Rp21.8 jutaan, Razr Ultra berada di level yang sama dengan flagship Android seperti Samsung Galaxy S24 Ultra.
Harga ini sebanding dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, mulai dari RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB, hingga penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite, prosesor terbaru dan tercepat dari Qualcomm.
Panel Kayu dan Finishing Premium
Dilansir dari The Verge, daya tarik utama dari Razr Ultra adalah panel belakang berbahan kayu asli, mengingatkan kembali pada desain ikonik Moto X. Ini bukan hanya gimmick estetika, tapi juga menjadi pembeda yang kuat dibandingkan pesaingnya.
Selain kayu, tersedia juga pilihan material Alcantara berwarna hijau gelap, sebuah bahan sintetis lembut yang sebelumnya populer di perangkat seperti Microsoft Surface.
Tidak hanya itu, ada juga pilihan warna merah marun bertekstur serta pink magenta, menambah kesan playful sekaligus elegan.

Sayangnya, panel kayu hanya tersedia di varian Ultra, sementara Razr dan Razr Plus tetap hadir dengan finishing standar yang lebih konvensional.
Layar Lebih Cerah dan Kamera Lebih Canggih
Razr Ultra menggunakan layar dalam berukuran 7 inci dengan tingkat kecerahan maksimal hingga 4.500 nits, lebih tinggi dibanding Razr dan Razr Plus yang hanya mencapai 3.000 nits. Layar luar tetap berukuran 4 inci, sama seperti Razr Plus, namun Ultra menawarkan keunggulan di sektor kamera.
Tiga kameranya, kamera utama, ultrawide, dan selfie masing-masing mengusung sensor 50 megapiksel, namun dengan sensor utama yang lebih besar (2.0μm quad-pixel) untuk menangkap cahaya lebih baik dan menghasilkan detail lebih tajam. Ini jelas menjadi nilai jual bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan fotografi.
Hinge Lebih Kuat dan Hampir Tanpa Lipatan
Motorola juga meningkatkan desain engsel (hinge) di semua model Razr 2025. Engsel baru ini menggunakan bahan titanium yang diklaim empat kali lebih kuat dari model sebelumnya.
Selain lebih kokoh, engsel ini juga secara signifikan mengurangi tampilan lipatan di layar dalam, membuat pengalaman membuka dan menutup layar jadi lebih mulus.
Meski lipatan bukan masalah besar di model terdahulu, kini lipatan pada layar hampir tak terlihat dan nyaris tidak terasa saat disentuh.
Fitur AI Melalui Moto AI
Menyesuaikan tren AI yang tengah berkembang, Motorola menyematkan fitur Moto AI di seluruh seri Razr terbaru. Namun hanya Razr Ultra yang memiliki tombol fisik khusus untuk mengakses AI dengan cepat.
Moto AI menghadirkan sejumlah fitur cerdas seperti “Remember this”, yang memungkinkan pengguna menyimpan informasi berupa screenshot, foto, dan catatan agar mudah ditemukan kembali.
Ada juga fitur “Catch me up” yang akan merangkum notifikasi yang terlewat selama pengguna sibuk. Motorola bahkan menggandeng Perplexity AI untuk memberikan saran dan ringkasan prediktif, memperkuat kapabilitas AI-nya secara keseluruhan.
Ketahanan dan Jadwal Peluncuran
Ketiga model Razr 2025 telah dibekali dengan sertifikasi IP48, menjadikannya tahan terhadap cipratan air namun masih rentan terhadap debu. Pengguna tetap harus berhati-hati jika membawa perangkat ini ke lingkungan berdebu seperti pantai.
Motorola Razr Ultra, Razr Plus, dan Razr standar mulai bisa dipesan di AS pada 7 Mei 2025 dan akan tersedia di pasaran mulai 15 Mei 2025. Harga Razr Plus tetap di USD 999 atau sekitar Rp16.8 jutaan, sementara Razr dibanderol lebih terjangkau di USD 699 atau sekitar Rp11.7 jutaan.
