Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan personel yang sulit di pemusatan latihan mendatang karena akan kehilangan empat pemain kunci – Thom Haye, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan – karena tindakan disiplin dari FIFA dan cedera.
Sesuai rencana, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen persahabatan internasional FIFA Series dari tanggal 23 hingga 31 Maret 2026, dengan partisipasi tim nasional Bulgaria, Saint Kitts & Nevis, dan Kepulauan Solomon. Namun, tim Indonesia saat ini mengalami kekurangan pemain yang cukup parah.
Yang paling mencolok adalah absennya duo Thom Haye dan Shayne Pattynama. Keduanya sedang menjalani hukuman berat dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Pada 5 November 2025, FIFA memutuskan untuk menskors mereka selama empat pertandingan dan mendenda mereka sebesar 5.000 franc Swiss.
Hukuman tersebut berawal dari perilaku tidak sportif dan reaksi berlebihan terhadap wasit asal China, Ma Ning, setelah kekalahan Indonesia 0-1 dari Irak di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Manaher timnas, Sumardji juga menerima kartu merah terkait insiden tersebut.
Oleh karena itu, Haye dan Pattynama akan absen dari seluruh rangkaian FIFA Series pada bulan Maret dan FIFA Matchday pada bulan Juni 2026.
Selain skorsing, gelombang cedera juga menyebabkan sakit kepala bagi pelatih baru John Herdman. Dua bintang yang bermain di luar negeri, Asnawi Mangkualam (Port FC – Thailand) dan Marselino Ferdinan (AS Trencin – Slovakia), keduanya tidak dapat bermain. Keduanya baru-baru ini menjalani operasi dan membutuhkan masa pemulihan yang panjang. Menurut tim medis, Asnawi akan absen hingga akhir musim, sementara Marselino baru dapat kembali ke lapangan pada akhir musim semi 2026.
Absennya para pemain kunci ini telah memaksa staf pelatih tim nasional Indonesia untuk segera mencari pengganti dalam persiapan menghadapi pertandingan persahabatan penting yang akan datang di kandang.
Shayne Pattynama Optimis John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Bek Shayne Pattynama baru-baru ini mengadakan pertemuan menarik dengan pelatih John Herdman, dan menyatakan keyakinannya yang mutlak terhadap peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Shayne Pattynama yang saat ini bermain untuk Persija Jakarta, memberikan pujian tinggi kepada pelatih baru tim nasional Indonesia , John Herdman. Penilaian ini muncul setelah keduanya berkesempatan bertemu langsung di tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menyaksikan pertandingan antara Persija dan Madura United. Pertemuan baru-baru ini tidak hanya memperkuat hubungan pelatih-pemain mereka, tetapi juga memperkuat keyakinan Pattynama akan tujuan mengangkat sepak bola Indonesia ke panggung Piala Dunia.
Sebelum pertemuan ini, interaksi antara Pattynama dan Bapak Herdman terbatas pada panggilan telepon. Oleh karena itu, percakapan di Jakarta sangat penting. Selama waktu itu, mereka berdiskusi dengan penuh semangat tentang taktik sepak bola, arah tim, dan dukungan dari penggemar Garuda. Berbicara kepada media, Pattynama mengatakan:
“Itu adalah pertemuan tatap muka pertama kami. Sebelumnya, kami hanya berbicara melalui telepon. Kesan pertama saya sangat baik. Kami berbicara tentang sepak bola, tim nasional Indonesia, dan para penggemar.”
Di luar aspek profesional, sang bek juga berbagi pengalaman pribadi, terutama debutnya untuk tim nasional dalam pertandingan melawan Argentina pada Juni 2023. Percakapan berlangsung terbuka dan jujur, dengan partisipasi istri Pattynama, dan berputar di sekitar cerita-cerita dari kehidupan mereka.
Mengenai pelatih kepala barunya, Pattynama mengungkapkan optimisme: “Dia tampak sangat antusias, dia merasakan atmosfer, mimpi, dan tekanan dengan cara yang positif. Saya merasa dia adalah pelatih berkualitas tinggi yang dapat membantu kami mencapai Piala Dunia.”Kepercayaan yang diberikan para pemain kunci kepada John Herdman dipandang sebagai pertanda positif bagi perjalanan Indonesia untuk menaklukkan turnamen mendatang .
