Klub Serie A Liga Italia, AC Milan siap menjual Rafael Leao ke Manchester United dengan harga sekitar 80 juta euro. INEOS sedang mencari pemain sayap kiri kelas atas untuk musim panas, di samping opsi cadangan Iliman Ndiaye dari Everton.
Meskipun musim belum berakhir, departemen pemantauan bakat Manchester United, di bawah arahan INEOS, telah mulai merencanakan bursa transfer musim panas yang sibuk. Tujuan utamanya adalah mendatangkan pemain sayap kiri kelas atas untuk melengkapi kerangka taktik baru.
Sejak mengambil alih sebagai manajer interim, Michael Carrick telah meninggalkan formasi 3-4-2-1 yang tidak efektif milik pendahulunya, Ruben Amorim, dan beralih ke sistem 4-2-3-1. Perubahan ini telah menyebabkan kebangkitan yang kuat bagi Setan Merah, dengan kemenangan mengesankan melawan Man City dan Arsenal. Saat ini, manajemen Man United percaya bahwa mereka membutuhkan bintang sejati lainnya untuk bersaing memperebutkan gelar dalam jangka panjang.
Nama yang berada di puncak daftar belanja AC Milan adalah Rafael Leao. Menurut sumber dari Daily Mail, klub Italia tersebut terbuka untuk menjual bintang Portugal itu jika mereka menerima harga yang wajar, berkisar antara 80 hingga 85 juta euro (sekitar 69,5 – 74 juta poundsterling).
Leao telah membuktikan dirinya di Serie A dengan 78 gol dan 65 assist dalam 278 penampilan. Legenda Zlatan Ibrahimovic bahkan memujinya sebagai pemain “ajaib” dan salah satu yang terbaik di dunia. Menjual Leao akan memberi Milan anggaran besar untuk membangun kembali skuad sepenuhnya, sehingga kesepakatan ini sangat memungkinkan bagi Manchester United.
Selain Leao, Setan Merah juga mengincar Iliman Ndiaye dari Everton sebagai alternatif berkualitas di Liga Inggris. Pemain tersebut telah memukau para pemandu bakat dengan kemampuan teknis dan efektivitasnya saat bermain untuk klub Merseyside.
Setelah Gagal Mendapatkan Nathan Ake, AC Milan Alihkan Perhatian ke Radu Dragusin
AC Milan sedang berupaya mendatangkan Radu Dragusin di tahap akhir jendela transfer musim dingin untuk meningkatkan kedalaman skuad.
Di jam-jam terakhir jendela transfer musim dingin, AC Milan mati-matian mencari bek tengah berkualitas untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Setelah mengalami kesulitan dalam kesepakatan Nathan Ake, Direktur Olahraga Igli Tare secara tak terduga mengalihkan perhatiannya ke Radu Dragusin sebagai peluang emas menjelang penutupan jendela transfer musim dingin.
AC Milan memasuki tahap akhir jendela transfer dengan pendirian yang sangat jelas: mereka membutuhkan bek tengah, tetapi bukan dengan harga berapa pun. Manajemen San Siro memprioritaskan opsi “oportunistik”, artinya pemain yang dapat memenuhi standar profesional yang dibutuhkan dan sesuai dengan anggaran musim dingin klub yang ketat.
Target utama Milan sejak lama adalah Nathan Ake dari Manchester City. Dengan kualitas kepemimpinannya, pola pikir sepak bola modern, dan keserbagunaannya, Ake adalah tipe pemain yang selalu diimpikan oleh pelatih kepala Milan.
Namun, sikap tegas Pep Guardiola di Stadion Etihad membuat kesepakatan ini sangat sulit. Oleh karena itu, Direktur Olahraga Igli Tare harus segera mengaktifkan opsi cadangan, dan Radu Dragusin muncul sebagai pilihan yang paling layak .
Menurut sumber internal dari Italia, Igli Tare telah melakukan diskusi panjang dengan agen Radu Dragusin. Tujuan dari pembicaraan ini adalah untuk memahami syarat-syarat yang diperlukan untuk mendatangkan bek tengah kelahiran 2002 itu ke Italia selama jendela transfer musim dingin.
Radu Dragusin saat ini berada dalam situasi yang sangat sulit di Tottenham Hotspur. Setelah absen lama karena cedera robekan ligamen anterior cruciate (ACL) di lutut kanannya, pemain Rumania ini sangat membutuhkan waktu bermain untuk mendapatkan kembali performanya.
Bagi AC Milan, mereka hanya ingin menyelesaikan kesepakatan pinjaman hingga akhir musim. Inilah alasan utama mengapa negosiasi belum juga rampung.
Selain itu, Milan bukanlah satu-satunya tim yang ingin merekrut Dragusin. Di Italia, Napoli dan Roma juga telah menyatakan minat pada jasanya. Selain itu, beberapa klub di Ligue 1 (Prancis) dan Inggris juga memantau situasi ini dengan cermat.
Meskipun bukan “Rencana A,” Dragusin adalah aset strategis di tangan Igli Tare. Jika Tottenham setuju untuk meminjamkannya, Milan akan memiliki tambahan pemain berkualitas tinggi untuk persaingan mereka dalam perebutan gelar Serie A.
