Winger Real Madrid, Vinicius Jr diyakini telah mengirimkan pesan yang jelas tentang masa depannya di Santiago Bernabeu.
Menurut Fichajes, bintang Brasil itu menuntut agar manajemen klub mengambil keputusan pasti sebelum April, atau berisiko melihatnya bernegosiasi secara bebas dengan tim lain ketika jendela transfer musim panas 2026 dibuka.
Di usia 25 tahun, Vinicius bukan lagi sekadar talenta yang menjanjikan, tetapi telah menjadi pemain kunci dalam rencana Real Madrid. Kontribusinya yang menentukan dalam meraih gelar juara baru-baru ini telah membuat sang pemain sayap percaya bahwa ia pantas diperlakukan setara dengan bintang-bintang dengan bayaran tertinggi di tim, terutama Kylian Mbappe.
Tuntutan gaji bersih sekitar 30 juta euro per musim dianggap sebagai prasyarat agar Vinicius dapat melanjutkan komitmen jangka panjangnya kepada klub berjuluk Los Blancos.
Sebaliknya, Florentino Perez menunjukkan pendekatan yang hati-hati. Real Madrid berupaya menjaga keseimbangan dalam pengeluaran gaji untuk melindungi stabilitas ruang ganti dan menghindari terciptanya preseden yang dapat mengganggu struktur yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Perbedaan ini telah menyebabkan kebuntuan dalam negosiasi, meskipun kedua belah pihak menegaskan keinginan mereka untuk terus bekerja sama.
Menurut El Pais, Al-Ahli adalah klub Liga Pro Saudi yang paling tertarik untuk merekrut striker nomor 7 Real Madrid. Tim tersebut dilaporkan bersedia menawarkan Vinicius kontrak senilai hingga €1 miliar (sekitar $1,2 miliar ).
Selain Al Ahli, Chelsea juga bersedia membayar biaya transfer sebesar €150 juta untuk Vinicius. Akan tetapi kesepakatan tersebut tetap akan sulit untuk diselesaikan.
Ketertarikan Chelsea pada Vinicius muncul sekitar waktu manajer Enzo Maresca meninggalkan Stamford Bridge. Selama bertahun-tahun, “The Blues” tidak kekurangan ambisi dan bersedia mengeluarkan banyak uang, tetapi kasus Vinícius menunjukkan bahwa mereka masih memiliki keterbatasan tertentu, terutama terkait dengan tagihan gaji mereka.
Para Penggemar Real Madrid Desak Klub Segera Menjual Vinicius Jr
Beberapa waktu lalu, para penggemar Real Madrid secara kolektif menyerukan agar klub menjual Vinicius Jr. Penampilannya yang kurang memuaskan telah menguji kesabaran para Madridista hingga batasnya.
Kesabaran para Madridista, yang dikenal sebagai salah satu yang paling menuntut di dunia, tampaknya telah habis. Di bawah kepemimpinan pelatih Xabi Alonso hingga Alvaro Arbeloa, sementara mesin “Los Blancos” berjalan lancar dan kompak, Vinicius menjadi pemain yang kurang harmonis.
Menurut Get Football News Spain, gelombang seruan untuk melepas Vinicius semakin kuat dari sebelumnya. Kontraknya hanya tersisa 18 bulan, dan banyak yang percaya bahwa Presiden Florentino Perez perlu bertindak pada tahun 2026 atau 2027 untuk mendapatkan kembali investasinya, daripada terus menaruh kepercayaan pada seorang bintang yang kariernya sedang menurun.
Lebih jauh lagi, perdebatan Vinicius yang tidak masuk akal dengan pelatih Diego Simeone hanya semakin merusak citranya di mata para penggemar tuan rumah. Ketika Simeone dengan sinis berkomentar, “Perez akan mengusirmu,” itu, sungguh menyakitkan, persis seperti yang diam-diam diharapkan oleh banyak penggemar Real Madrid. Mereka membutuhkan pejuang yang fokus pada bola, bukan bintang yang hanya agresif tetapi tidak terlihat dalam hal keterampilan.
