Matchday ke-22 Serie A 2025/2026 siap menyuguhkan aksi memukau dengan big match Inter Milan vs Pisa dan Juventus vs Napoli yang berpotensi mengubah dinamika klasemen puncak. Bagi suporter sepak bola Indonesia, jadwal dan link live streaming akhir pekan ini ini tayang eksklusif di Vidio.
Persaingan perebutan gelar juara Serie A yang memikat bisa kembali mengalami kejutan menarik pada pekan ke-22, yang dibuka dengan laga pemuncak klasemen, Inter Milan, menjamu tim peringkat kedua dari bawah, Pisa, di San Siro.
Inter menatap akhir pekan ini setelah baru saja dikalahkan oleh Arsenal di Liga Champions. Namun, mereka berharap dapat memfokuskan kembali mentalitas mereka untuk menghadapi lawan yang belum pernah mengalahkan mereka sejak 1987, sekaligus kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan memilukan pada Selasa lalu.
Jurang perbedaan kualitas dan kedalaman skuat terlihat jelas pada Selasa malam saat Arsenal menaklukkan Inter 3-1 dalam laga penutup fase liga Liga Champions. Hasil ini membuat Nerazzurri terlempar dari posisi delapan besar yang sangat didambakan dengan satu laga tersisa.
Pasukan Cristian Chivu wajib mengalahkan Borussia Dortmund pada Rabu depan untuk memiliki peluang finis di zona kualifikasi otomatis.
Kembali mengalihkan fokus ke Serie A pada Sabtu ini, tuan rumah yang memimpin klasemen menghadapi jadwal yang sangat padat pasca-kekalahan tersebut. Mereka berambisi membuka keunggulan enam poin dengan memanfaatkan keuntungan bermain lebih awal pada pekan ini.
Mengingat tim peringkat kedua, AC Milan, harus bertandang ke ibu kota untuk menghadapi Roma—yang memenangkan enam dari delapan laga terakhir di Olimpico—dan Napoli yang bertandang ke markas Juventus di Turin, Inter bisa menjadi pemenang terbesar di pekan ke-22 ini.
Keyakinan tersebut diperkuat oleh rekor pertemuan kedua tim. Inter telah memenangkan enam laga beruntun melawan Pisa—termasuk kemenangan 2-0 pada pekan ke-13 musim ini—sejak terakhir kali menderita kekalahan beruntun pada Januari 1986 dan November 1987.
Meski begitu, Inter harus tetap waspada menghadapi satu-satunya tim di Serie A yang belum pernah menang di laga tandang musim ini.
Walaupun anak asuh Alberto Gilardino gagal menang dalam 10 laga tandang, tim peringkat ke-19 ini tercatat hanya menderita tiga kekalahan. Jika diteliti lebih dalam, tim promosi ini hanya kalah satu kali di laga tandang sejak menderita kekalahan beruntun di Napoli (3-2) dan Bologna (4-0) pada akhir September dan awal Oktober. Kekalahan 0-1 di markas Lecce pada Desember menjadi satu-satunya hasil buruk mereka di luar kandang sejak saat itu.
Enam dari tujuh laga tandang terakhir mereka berakhir imbang, menonjolkan ketangguhan Pisa saat bepergian. Uniknya, produktivitas gol mereka di laga tandang berbanding terbalik dengan kemandulan mereka di kandang. I Torri (Menara) telah mencetak dua gol dalam enam laga tandang berbeda—total 14 gol—sementara hanya mampu mencetak dua gol di Arena Garibaldi.
Meskipun duduk di posisi kedua dari bawah dan berisiko merosot ke posisi ke-20 pada akhir pekan ini, Pisa hanya terpaut tiga poin dari zona aman, meski baru menang sekali dalam 21 pertandingan sejak kembali ke kasta tertinggi. Kini patut dinantikan apakah tim asuhan Gilardino dapat memanfaatkan situasi Inter yang mungkin terganggu konsentrasinya karena laga tandang ke Dortmund pekan depan.
Meski Inter tidak mendapat cedera baru saat melawan Arsenal, Chivu memiliki beberapa pemain di ruang perawatan: Denzel Dumfries absen setelah menjalani operasi pergelangan kaki, sementara Tomas Palacios (paha), Raffaele Di Gennaro (tangan), dan Hakan Calhanoglu (otot) juga masih menepi.
Setelah paceklik gol dalam tiga pertandingan, Lautaro Martinez mencetak gol penentu kemenangan kedelapannya musim ini saat melawan Udinese pekan lalu, yang menambah koleksi totalnya menjadi 11 gol di Serie A. Lima gol kandang Martinez adalah yang terbanyak di liga—setara dengan Kenan Yildiz (Juventus), Rafael Leao (AC Milan), dan Moise Kean (Fiorentina). El Toro berambisi untuk memimpin statistik tersebut sendirian.
Sementara itu, Pisa didera banyak masalah cedera. Juan Cuadrado (paha), Raul Albiol, Calvin Stengs (paha), Mateus Lusuardi, Daniel Denoon (pergelangan kaki), dan Isak Vural (lutut) semuanya diperkirakan akan absen.
Rafiu Durosinmi mengakhiri paceklik gol kandang Pisa dalam empat pertandingan saat melawan Atalanta (1-1) akhir pekan lalu. Pemain yang direkrut di bursa transfer musim dingin ini sedang mengincar posisi starter pertamanya setelah mencetak gol pada laga debutnya.
Ada kemungkinan kembalinya Ebenezer Akinsanmiro ke dalam skuat setelah membela Nigeria di Piala Afrika.
Badai Cedera Hantui Napoli, Ujian Berat di Turin Demi Jaga Asa Juara
Di pertandingan lain, Napoli akan bertandang ke Turin untuk menghadapi Juventus. Partenopei menyadari bahwa satu kesalahan kecil di Stadion Allianz akan sangat mengancam ambisi mereka dalam mempertahankan gelar Scudetto.
Sebagai juara bertahan, Napoli kini tertahan di posisi ketiga klasemen sementara. Mereka tertinggal enam poin dari Inter Milan di puncak klasemen dan hanya terpaut empat angka dari Juventus yang mengintai di posisi kelima.
Meski baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Sassuolo yang memutus tren tiga hasil imbang beruntun, Napoli tetap dalam tekanan besar. Pasalnya, Inter Milan berpotensi memperlebar jarak menjadi sembilan poin jika berhasil mengalahkan tim papan bawah, Pisa.
Laga ini juga menjadi panggung drama bagi kedua pelatih yang memiliki sejarah panjang dengan klub lawan. Juventus kini ditangani oleh Luciano Spalletti, sosok yang membawa Napoli meraih Scudetto bersejarah pada 2023. Setelah sempat melatih Timnas Italia, Spalletti ditunjuk menakhodai Si Nyonya Tua pada Oktober lalu menggantikan Igor Tudor.
Di kubu lawan, Antonio Conte akan memimpin Napoli menantang mantan klubnya. Conte adalah ikon Juventus yang menghabiskan 13 tahun sebagai pemain dan sukses mempersembahkan tiga gelar liga berturut-turut bagi Bianconeri sebagai pelatih pada periode 2011-2014.
Meski Napoli memiliki modal kepercayaan diri setelah menang 2-1 atas Juventus tujuh minggu lalu, kondisi skuad asuhan Conte saat ini sedang kritis. Badai cedera menghantam tim asal Naples tersebut.
Winger Matteo Politano dan bek Amir Rrahmani menjadi nama terbaru yang masuk ruang perawatan, menyusul David Neres, Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, Billy Gilmour, serta kiper utama Alex Meret yang sudah lebih dulu absen.
Dengan skuad yang timpang, mampukah Conte mencuri poin di markas mantan klubnya, atau justru Spalletti yang akan memberikan pukulan telak bagi harapan juara mantan tim asuhannya?
Jadwal Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-22
Berikut adalah jadwal lengkap Liga Italia (Serie A) pekan ke-22 untuk musim 2025/2026 yang akan berlangsung mulai 24 hingga 27 Januari 2026.
Sabtu, 24 Januari 2026
Inter Milan vs Pisa – 02.45 WIB
Como vs Torino – 21.00 WIB (Duel Pemain Timnas: Emil Audero vs Jay Idzes).
Minggu, 25 Januari 2026
Fiorentina vs Cagliari – 00.00 WIB
Lecce vs Lazio – 02.45 WIB
Sassuolo vs Cremonese – 18.30 WIB
Atalanta vs Parma – 21.00 WIB
Genoa vs Bologna – 21.00 WIB
Senin, 26 Januari 2026
Juventus vs Napoli – 00.00 WIB (Big Match)
AS Roma vs AC Milan – 02.45 WIB (Big Match).
Selasa, 27 Januari 2026
Hellas Verona vs Udinese – 02.45 WIB.
Link Live Streaming Serie A Liga Italia 2025/26
Pertandingan pekan ke-22 ini dapat disaksikan secara langsung melalui saluran ANTV atau layanan streaming di Vidio.
