Neymar akan melanjutkan hubungannya dengan Santos hingga akhir tahun 2026, meskipun pendapatannya mengalami penurunan signifikan dibandingkan saat ia masih bermain di Al Hilal.
Santos mengumumkan perpanjangan kontrak Neymar hingga akhir tahun 2026. Menurut sumber dari Brasil, gaji mantan bintang PSG itu tetap tidak berubah sejak ia kembali ke klub pada awal tahun 2025.
Gaji pokok Neymar terbilang cukup rendah, berkisar antara sekitar $500.000 hingga $750.000 per bulan. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan saat penyerang asal Brasil itu bermain untuk Al Hilal, di mana ia memperoleh sekitar $7,8 juta per bulan.
Namun, poin kunci dalam kontrak Neymar terletak pada ketentuan komersialnya. Striker berusia 33 tahun itu menerima bagian besar dari keuntungan penjualan jersey, sponsor, hak siar media, dan kegiatan promosi yang terkait dengan citranya.
Model ini secara signifikan mengurangi tekanan finansial Santos sekaligus memaksimalkan daya tarik global Neymar. Sejak kembalinya bintang Brasil itu pada Januari 2025, Santos telah mengalami peningkatan besar dalam perhatian media, pengikut media sosial, dan pendapatan komersial.
Dari sudut pandang profesional, Neymar memainkan peran penting dalam menyelamatkan Santos dari degradasi di musim 2025. Meskipun bermain sambil menahan rasa sakit akibat cedera, mantan bintang Barcelona dan PSG ini tetap mencetak 5 gol dalam 5 pertandingan terakhir musim tersebut, memberikan kontribusi signifikan untuk membantu tim menghindari degradasi.
Ambisi Neymar untuk periode mendatang adalah meningkatkan performa dan kebugarannya, sehingga dapat bersaing memperebutkan tempat di skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Neymar Alami Kesehatan Mental
Ayah Neymar, Neymar Sr., mengungkapkan bahwa putranya baru-baru ini mengalami masalah kesehatan mental yang serius dan sempat mempertimbangkan untuk pensiun dini.
“Anak itu mengalami depresi. Orang-orang mengatakan Neymar tidak akan bermain sepak bola lagi tahun ini, dan itu benar-benar menghancurkannya.”
Neymar kembali bergabung dengan Santos dengan harapan tinggi, bertujuan untuk memulihkan kebugarannya, mempertahankan ritme permainannya, dan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan pemulihan bintang Brasil itu pada tahun 2025 berulang kali terganggu oleh cedera yang terus-menerus, bahkan terkadang membuatnya mempertimbangkan untuk mengakhiri karier sepak bola profesionalnya.
Sepanjang musim 2025, Neymar mengalami serangkaian masalah otot, yang membuatnya absen lebih dari 20 pertandingan Santos. Namun, kejutan terbesar datang menjelang akhir musim, ketika Neymar mengalami cedera meniskus di lututnya, yang memaksanya untuk istirahat panjang dari bermain.
Yang menghancurkan Neymar bukan hanya cedera itu sendiri, tetapi juga fakta bahwa informasi ini bocor ke media sebelum ia menerima konfirmasi resmi dari dokter. Laporan berita yang mengklaim Neymar akan absen hingga 2026 tersebar luas, memberikan pukulan berat pada kondisi mental mantan bintang PSG yang sudah rapuh itu.
