Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menghadapi masalah skuad karena bek tengah Gabriel Magalhaes kemungkinan absen jangka panjang karena cedera.
Membawa Piero Hincapie ke Emirates bukanlah keputusan mudah bagi Arsenal. Terdapat perbedaan pendapat yang tajam di dalam dewan direksi. Satu kubu berpendapat bahwa ini adalah pemborosan yang dapat memengaruhi anggaran tim. Namun, kubu lainnya, dengan dukungan Mikel Arteta, bersikeras bahwa ini adalah tambahan yang mendesak.
Konteksnya jelas: Jakub Kiwior sangat ingin bergabung dengan Porto, meninggalkan celah besar di lini pertahanan. Terlebih lagi, setelah musim 2024-25 yang dirusak oleh cedera, Arteta tidak mau mengambil risiko.
Hasilnya, Arsenal setuju dengan Bayer Leverkusen untuk kesepakatan ini: meminjamkan Hincapie terlebih dahulu, lalu membelinya secara langsung pada musim panas mendatang dengan biaya 52 juta euro ditambah klausul pembagian keuntungan penjualan kembali sebesar 10%.
Rasanya seperti “paket asuransi” yang sangat mahal. Namun saat ini, Arteta bisa bernapas lega karena ia membeli asuransi di waktu yang tepat. Masalah keuangan sempat terabaikan ketika kenyataan di lapangan membuktikannya: Bek tengah Gabriel Magalhaes diperkirakan akan absen lama, dan Hincapie adalah orang yang dipilih untuk mengisi kekosongan besar itu.
Masalah Personel Pertahanan
Arsenal menahan napas sambil menunggu keputusan akhir tentang seberapa parah cedera Gabriel , tetapi prediksi awal suram: bek tengah asal Brasil itu mungkin harus berpacu dengan waktu agar bisa pulih kembali pada tahun 2025.
Ini merupakan pukulan berat bagi ambisi The Gunners, terutama ketika mereka memasuki masa sulit dengan 14 pertandingan hanya dalam 8 minggu. Gabriel dianggap sebagai kiper yang andal, sekaligus menjadi senjata berbahaya di area penalti lawan.
Namun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, skuad Arsenal saat ini memiliki kedalaman yang mengesankan. Hincapie bukan satu-satunya solusi, tetapi ia telah menjadi pilihan yang paling mungkin.
Selain Hincapie, Arteta juga memiliki Cristhian Mosquera. Pemain yang direkrut musim panas ini dari Valencia tampil mengesankan ketika diberi kesempatan. Mosquera memiliki fisik dan teknik yang mumpuni untuk menggantikan Gabriel.
Namun, kendala terbesarnya adalah ia berkaki kanan, sementara Arteta selalu lebih menyukai keseimbangan dengan bek tengah berkaki kiri di posisi sisi kiri.
Pilihan lainnya adalah Riccardo Calafiori. Pemain internasional Italia ini berposisi sebagai bek tengah dan telah bermain di posisi tersebut selama pramusim. Namun, mendatangkan Calafiori bersama William Saliba akan menjadi perubahan besar.
Calafiori bermain sangat baik sebagai bek kiri, menjadi starter di semua 11 pertandingan Liga Primer. Jika ia pindah ke tengah, Arteta harus mengganti dua posisi di lini belakang (bek kiri baru dan Calafiori di bek tengah), alih-alih hanya satu orang untuk menggantikan Gabriel.
Terkait kesehatan Calafiori, pelatih Gattuso menegaskan bahwa yang bersangkutan meninggalkan pemusatan latihan timnas Italia lebih awal untuk mengatur menit bermainnya, bukan karena cedera serius, sehingga kemampuan bermainnya masih sangat tinggi.
Peluang Terbuka untuk Piero Hincapie
Dengan analisis di atas, inilah masa keemasan bagi Piero Hincapie. Arsenal berusaha membantunya memulihkan kemampuan olah bolanya sebelum pemusatan latihan tim nasional, dengan bergantian menjadi starter melawan Brighton dan Slavia Praha, serta tampil dari bangku cadangan. Dua pertandingan terakhir untuk Ekuador telah membantunya membangun kekuatan fisik yang lebih baik.
Hincapie menghadirkan gaya bermain yang berbeda bagi Gabriel: agresi, intensitas, dan terutama kualitas kepemimpinannya, yang telah terbukti selama masa baktinya sebagai kapten tim nasional Ekuador. Kehadirannya di posisi bek tengah membuka peluang bagi talenta muda seperti Myles Lewis-Skelly atau bahkan Ben White untuk memainkan peran berbeda di lini pertahanan.
Secara khusus, pelatih Thomas Tuchel menyarankan bahwa Lewis-Skelly membutuhkan lebih banyak waktu bermain untuk bersaing memperebutkan tempat di Piala Dunia, dan cedera Gabriel secara tidak sengaja memfasilitasi hal itu.
Serangan Menghadapi Tantangan
Kehilangan Gabriel merupakan tantangan besar, tetapi Arsenal menghadapi masalah yang sama sulitnya di lini serang. Sebelum jeda internasional, Arteta tidak diperkuat sejumlah bintang penyerang: Viktor Gyokeres, Kai Havertz, Noni Madueke, Gabriel Martinelli, Martin Odegaard, dan Gabriel Jesus.
Arsenal berharap keenam pemain tersebut akan kembali secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang, tetapi ketersediaan mereka melawan Tottenham masih menjadi tanda tanya besar.
Berurusan dengan masalah cedera bukanlah hal baru bagi Mikel Arteta. Namun, setidaknya di lini pertahanan, paket asuransi Piero Hincapie dan persiapan yang matang selama bursa transfer musim panas membantu The Gunners mempertahankan inisiatif mereka, siap menghadapi periode paling intens musim ini.
