MaLaKek di KUA Susoh Aceh Barat Daya
Aceh Barat Daya (Kemenag) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya menggagas program “Melayani Lebih Dekat” (MaLaKek). Program ini bertujuan menghadirkan layanan KUA yang semakin dekat dengan masyarakat desa. Fungsi KUA tidak terbatas pada pelayanan administrasi di kantor, tetapi hadir langsung di tengah warga.
Kepala KUA Susoh, Roni Haldi, mengatakan, MaLaKek diinisiasi untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan KUA. “Program ini ide sederhana dengan dampak besar bagi masyarakat desa. Melayani Lebih Dekat adalah semangat yang ingin kami hadirkan. Kami terjun langsung memberi pelayanan ke masyarakat,” ujarnya di Aceh Barat Daya, Sabtu (20/9/2025).
Roni menjelaskan, MaLaKek menjadi pintu masuk warga desa untuk berbagai layanan KUA. Masyarakat tidak perlu menunggu jadwal khusus atau datang ke kantor KUA. Mereka dapat memanfaatkan momentum kegiatan di desa, seperti posyandu atau pertemuan warga, sehingga pelayanan KUA bisa dilakukan bersamaan.
Selain layanan administrasi, MaLaKek juga menjadi media edukasi dan sosialisasi program KUA, antara lain: Bina Lestari Keluarga (BaLeGa), Literasi Tata Kelola Wakaf (LiTakWak), Bina Lansia (BiSa) bekerja sama dengan Sekolah Lansia, hingga Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS). “MaLaKek ini menjadi pengantar berbagai program lainnya agar masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan administrasi, tetapi juga pendampingan dan edukasi,” tambah Roni.
Program MaLaKek bergulir sejak awal September 2025. Hingga kini, kegiatan telah dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Kepala Bandar pada 3 September, Desa Durian Rampak pada 11 September, dan Desa Panjang Baru pada 13 September. KUA Susoh menargetkan MaLaKek menjangkau lima desa selama September 2025, dan secara bertahap diterapkan di 29 desa di Kecamatan Susoh.
KUA Susoh juga bekerja sama dengan aparatur Desa Kepala Bandar. Mereka menyepakati program “One Day For All Service” setiap bulan di Kantor Desa, yang menyediakan satu hari khusus untuk seluruh layanan KUA secara terpadu.
“Kami terus berupaya agar kualitas layanan kepada masyarakat desa semakin meningkat dan mendukung terciptanya keluarga sakinah, sejahtera, serta peningkatan literasi keagamaan masyarakat,” terangnya.
(Wcp/Mr)
