Samsung kembali menunjukkan sisi jenakanya dalam persaingan smartphone flagship dengan merilis iklan pendek yang menyindir iPhone 16 Pro Max. Dalam unggahan terbaru di media sosial, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu menyoroti satu hal yang tidak dimiliki iPhone kemampuan untuk dilipat.
Dengan gaya yang ringan namun tajam, Samsung menyampaikan pesan bahwa Galaxy Z Fold7 adalah simbol masa depan, sementara iPhone masih tertinggal di masa lalu.
Dikutip dari GSM Arena, Selasa (26/8/2025), iklan tersebut langsung menarik perhatian publik karena menyentil fakta bahwa hingga Agustus 2025, Apple belum merilis ponsel lipatnya. Padahal rumor menyebutkan bahwa iPhone lipat pertama akan hadir tahun depan, dan ironisnya, layar fleksibel yang digunakan kemungkinan besar akan dipasok oleh Samsung sendiri.
Hal ini menambah lapisan humor dalam sindiran tersebut, seolah Samsung berkata, “Kami bukan hanya lebih dulu, kami juga penyedia teknologi yang akan membuat iPhone bisa mengejar kami.”
Galaxy Z Fold7 memang punya banyak alasan untuk dibanggakan. Selain desain lipat yang futuristik dan fleksibel, perangkat ini juga dibekali dengan rangkaian fitur Galaxy AI yang semakin matang.
Salah satu fitur yang mendapat sorotan dalam iklan tersebut adalah “Sketsa ke Gambar,” sebuah teknologi generatif yang memungkinkan pengguna mengubah coretan sederhana menjadi ilustrasi visual yang realistis.
Fitur ini bukan hanya gimmick, tapi alat kreatif yang sangat berguna bagi desainer, pelajar, dan siapa pun yang ingin mengekspresikan ide secara visual tanpa harus menjadi ahli grafis.
Kemampuan Galaxy Z Fold7 untuk menjalankan fitur-fitur AI secara simultan di layar besar lipatnya juga menjadi nilai tambah yang tak bisa diabaikan. Pengguna bisa membuka aplikasi catatan, browser, dan editor gambar dalam satu tampilan terbuka, menjadikan multitasking terasa lebih alami dan produktif.
Sementara itu, iPhone 16 Pro Max, meskipun unggul dalam ekosistem dan performa kamera, masih terbatas oleh desain layar konvensional yang tidak mendukung fleksibilitas serupa.
Sindiran Samsung ini bukan hanya soal desain, tapi juga tentang filosofi inovasi. Dalam dunia teknologi yang bergerak cepat, kemampuan untuk beradaptasi dan berevolusi menjadi kunci.
Galaxy Z Fold7 hadir sebagai simbol dari perubahan itu bukan hanya bisa dilipat secara fisik, tapi juga membuka ruang baru bagi kreativitas dan produktivitas. Dan sampai Apple benar-benar meluncurkan iPhone lipatnya, Samsung punya panggung untuk merayakan keunggulannya dengan gaya yang khas: tajam, cerdas, dan sedikit nakal.
Dengan iklan ini, Samsung tidak hanya memamerkan fitur, tapi juga membangun narasi bahwa mereka adalah pemimpin dalam inovasi desain. Dunia teknologi menyukai persaingan, dan ketika sindiran dilakukan dengan cerdas, hasilnya bukan hanya viral tapi juga memperkuat posisi merek di benak konsumen.
Jadi, untuk saat ini, Galaxy Z Fold7 tetap menjadi bintang panggung, sementara iPhone 16 Pro Max harus menunggu giliran untuk bisa dilipat.
From “no shirt” to “new shirt” with #GalaxyAI on #GalaxyZFold7.
Unfold what’s possible: https://t.co/I3fOJvDBYH pic.twitter.com/1HTRb5Jrsz
— Samsung Mobile US (@SamsungMobileUS) August 25, 2025
