Menag Nasaruddin Umar Berdialog dengan Arshaka Saat Pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG)
Jakarta (Kemenag) – Suasana ceria tampak di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Amin Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025). Sejak pagi, semua murid memenuhi sekolah dengan wajah sumringah. Madrasah sederhana itu hari ini terasa lebih meriah, sebab kedatangan tamu istimewa Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Di antara ratusan murid yang hadir, ada seorang anak bernama Arshaka. Ia tampak bersemangat sejak rombongan Menteri Agama memasuki lingkungan madrasah. Arshaka bersama teman-temannya menyambut kedatangan Menag yang disambut pengalungan kain batik khas Jakarta.
Sambil berkeliling, Menag menyempatkan diri menyapa beberapa murid, termasuk Arshaka. Ia bertanya tentang makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berlangsung dua hari di madrasah.
“Enak, Pak. Saya senang sekali ada program MBG ini,” jawab Arshaka penuh antusias. Senyum hangat merekah dari wajah Menag mendengar jawaban jujur itu.
Program MBG di MI Al-Amin Tengah hari itu menyajikan menu sehat berupa nasi, ayam, sayur, buah, dan susu sesuai pedoman gizi seimbang “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan. Menag pun mengajak murid-murid untuk membaca doa. Arshaka dengan lantang membaca doa makan bersama, membuat suasana semakin khidmat sekaligus penuh keakraban.
Tidak hanya itu, Menag juga mengetes hafalan surat pendek Al-Qur’an. Arshaka kembali maju dan membaca dengan fasih di hadapan teman-temannya serta Menteri Agama. Tepuk tangan pun bergemuruh, menambah semarak suasana.
“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya memberi gizi seimbang bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai syukur dan kebersamaan. Saya senang melihat anak-anak madrasah ceria, sehat, dan bersemangat belajar,” ujar Menag.
Hari itu, MI Al-Amin Tengah terasa istimewa. Dengan jumlah murid sebanyak 330 orang, sekolah yang biasanya ramai belajar kini dipenuhi senyum, tawa, dan semangat baru. Bagi Arshaka dan teman-temannya, MBG bukan hanya tentang makanan bergizi, melainkan juga bentuk perhatian yang membuat mereka semakin bangga menjadi anak madrasah.
