Nintendo kembali menghadirkan ide segar di dunia gim olahraga dengan merilis Drag x Drive untuk Nintendo Switch 2.
Mengambil inspirasi dari olahraga wheelchair basketball atau bola basket kursi roda, gim ini mengusung pendekatan arcade-style yang penuh aksi cepat, kontrol unik, dan tantangan teknis yang membuatnya berbeda dari sport game kebanyakan.
Dengan format 3 lawan 3 dan durasi pertandingan yang hanya sekitar tiga menit, Drag x Drive menawarkan intensitas tanpa henti.
Arena yang sempit membuat pemain selalu berada dalam jarak dekat dengan rekan setim maupun lawan, menciptakan momen seru dan bentrokan yang tak terhindarkan. Nah, berikut adalah ulasan tentang game ini yang di lansir dari Nintendo Life.
Baca juga: Deretan Game Horor Paling Dinantikan di 2025, Ada Horor Psikologis Terbaru!
Konsep Unik dengan Kontrol Mouse Mode
Keunikan Drag x Drive terletak pada penggunaan Mouse Mode, di mana setiap Joy-Con mewakili satu roda kursi roda virtual.
Untuk bergerak lurus, pemain perlu menggeser kedua Joy-Con 2 secara bersamaan ke depan, lalu mengangkatnya untuk kembali ke posisi awal, meniru gerakan mendorong roda secara nyata.
Penguasaan kontrol ini membutuhkan keseimbangan antara kelancaran dan ketepatan. Dorongan yang halus dan terkontrol akan menghasilkan kecepatan optimal, sementara gerakan agresif justru bisa menguras tenaga dan mempersulit manuver.
Menambahkan tikungan tajam, pengereman, hingga akselerasi mendadak menjadi bagian dari strategi bermain.
Mekanika Gameplay dan Gaya Bermain
Selain menguasai pergerakan, pemain juga harus memahami mekanika dasar basket:
- Menentukan timing untuk berlari dan mengoper.
- Memutuskan bermain aman atau mencoba three-point shot.
- Mengatur posisi untuk bertahan atau menyerang.
Menembak bola dilakukan dengan mengangkat salah satu Joy-Con dan membuat gerakan lempar. Asalkan menghadap ring, peluang masuk cukup tinggi. Untuk bertahan, pemain bisa menutup jalur serangan lawan atau menabrak langsung untuk memaksa bola terlepas.
Gim ini juga menghadirkan tiga peran karakter: Guard, Forward, dan Center, masing-masing dengan kemampuan berbeda dalam hal rebound, kekuatan, dan kecepatan. Pemain bisa menyesuaikan tampilan karakter dengan helm, warna, dan tekstur, meski fitur kustomisasi tergolong sederhana.
Trik dan Gerakan Khusus
Bagi yang ingin tampil stylish, Drag x Drive menyediakan trik khusus seperti:
- Tilting ke satu sisi dengan mengerem di sisi tersebut lalu mengangkat Joy-Con.
- Bunny hop dengan mengangkat kedua sisi bersamaan.
Trik ini memang memuaskan jika berhasil dilakukan saat pertandingan, tetapi tingkat keberhasilannya tidak selalu konsisten.
Baca juga: Sudah Tahu Belum? Switch 2 Tidak Dirancang untuk Cuaca Terlalu Panas
Mode Permainan dan Konten
Meski tidak memiliki mode kampanye single-player yang lengkap, Drag x Drive menawarkan arena Friend Park dan Public Park untuk bertanding melawan CPU atau pemain lain.
Di sela pertandingan, terdapat mini games seperti slalom, time attack, atau balapan menuju titik tertentu yang membantu pemain mengasah kontrol.
Sayangnya, opsi online terbatas. Public Park tidak memungkinkan bermain bersama teman melawan pemain acak, sehingga pemain harus memilih antara melawan bot atau bermain 1v1.
Mode Friend Park memberikan fleksibilitas lebih, termasuk fitur spectator dan pembagian dua pertandingan 3v3 dalam satu arena untuk hingga 12 pemain.
Kelemahan dan Tantangan
Beberapa kekurangan yang menonjol antara lain:
- Tidak ada opsi kustomisasi kontrol sehingga pemain harus beradaptasi dengan Mouse Mode.
- Desain visual relatif sederhana dan arena terasa kosong.
- Joy-Con 2 yang tipis bisa terasa kurang nyaman saat digunakan lama.
Namun, dari sisi performa, gim ini berjalan mulus tanpa kendala teknis berarti. Dengan harga yang tidak terlalu tinggi, Drag x Drive menjadi pilihan menarik bagi penggemar gim olahraga arcade yang mencari tantangan baru di Nintendo Switch 2.
