Platform Online Travel Agent (OTA) merayakan hari jadinya yang ke-14 pada Agustus 2025 dengan hajatan meriah bertajuk ANewversary, mengusung berbagai inovasi, kejutan, dan promo perjalanan menggoda.
Dari tampilan aplikasi yang segar, peluncuran layanan Halo Tiket, hingga promo hotel domestik dan internasional dengan harga terjangkau, semuanya dirancang untuk mempertegas posisi tiket.com sebagai aplikasi travel paling ramah pengguna dan terdepan di Indonesia.
Perayaan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi tiket.com untuk mengumumkan transformasi besar dalam internal dan eksternal perusahaan. Dengan semangat baru dan visi ekspansi yang lebih luas, tiket.com ingin menegaskan perannya sebagai pionir industri travel digital di kawasan.
Gaery Undarsa, Founder sekaligus Chief Marketing Officer tiket.com, mengenang perjuangan panjang membangun tiket.com dari nol. Dimulai dari garasi rumah, ia bersama tim kecil sekitar 6 orang berjuang membangun kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi perjalanan digital yang kala itu masih asing.
“Masa-masa COVID adalah yang paling berat. Penjualan hampir nol karena semua orang tak bisa ke mana-mana. Tapi saat itu kami ambil keputusan besar yaitu tetap refund semua tiket. Itu keputusan yang menyakitkan, tapi justru memperkuat kepercayaan pelanggan,” ujar Gerry, di kantornya, Jakarta (05/08/2025).
Tak hanya itu, tahun 2017 juga menjadi masa kritis bagi dirinya. Di tengah tekanan, ia sempat berpikir untuk menyerah. Namun, titik balik terjadi saat ia menemukan partner bisnis yang sejalan dan saling menguatkan.
CEO Tiket.com, Dimas Surya Yaputra, menambahkan bahwa perayaan ANewversary bukan hanya sekadar selebrasi, tapi momentum untuk meluncurkan berbagai pembaruan. Salah satunya adalah tampilan baru aplikasi Tiket.com yang lebih modern, intuitif, dan mudah digunakan.
“Kami juga akan meluncurkan fitur Halo Tiket, layanan pelanggan berbasis telepon yang dirancang agar setiap pertanyaan pelanggan bisa dijawab dalam waktu kurang dari 30 detik. Dan kami targetkan semua masalah pelanggan bisa diselesaikan dalam waktu maksimal satu jam,” jelas Dimas.
Untuk memastikan kualitas layanan terbaik, tim Tiket.com bahkan melakukan benchmark langsung dengan layanan Halo BCA yang selama ini dianggap sebagai standar emas dalam pelayanan pelanggan di Indonesia.
Dalam rangka ulang tahun ke-14, Tiket.com menggelar pesta promo bertajuk “Berburu Tiket Murah” yang berlangsung dari 1–12 Agustus 2025, mencakup promo perjalanan domestik dan internasional.
Beberapa promo yang paling menarik antara lain tiket Jakarta–Yogyakarta hanya Rp600 ribuan, hotel domestik mulai di bawah Rp300 ribuan serta hotel internasional seperti di Vietnam mulai dari Rp700 ribuan.
Tak hanya diskon besar, Tiket.com juga menghadirkan pengalaman baru dalam kampanye ulang tahun dengan konsep visual kue tampah. “Kue tampah itu identik dengan kebersamaan, kecil-kecil tapi beragam, dan semua orang bisa berbagi. Filosofi itu sangat ‘Indonesia banget’ dan kami angkat sebagai simbol ANewversary kali ini,” ujar Dimas.
Selama 14 tahun melayani jutaan pelanggan, Tiket.com mencatat tren destinasi yang masih menjadi primadona. Untuk wisata domestik, arah Surabaya dan Bali masih menjadi pilihan utama. Kawasan Ubud dan Bali Utara bahkan menunjukkan pertumbuhan signifikan sebagai destinasi baru yang semakin diminati.
Setelah Surabaya dan Bali, destinasi populer selanjutnya adalah Medan, yang terus naik daun sebagai kota wisata budaya dan kuliner.
Di sektor akomodasi, Jabodetabek tetap menjadi kawasan favorit masyarakat Indonesia, terutama untuk staycation dan perjalanan singkat.
Sementara itu, untuk destinasi internasional, negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura tetap menjadi andalan wisatawan Indonesia berkat jarak yang dekat dan akses yang mudah.
Ke depan, Tiket.com tak hanya ingin jadi top of mind di Indonesia, tapi juga di kawasan Asia Tenggara. Dimas menyampaikan bahwa misi utama ke depan adalah membuat Tiket.com menjadi aplikasi travel paling terjangkau dan terpercaya.
“Semuanya dimulai dari kepercayaan. Di awal-awal kami bahkan harus meyakinkan orang bahwa aplikasi ini bukan penipuan, hanya karena kami masih muda dan belum dikenal. Tapi dari situ kami belajar bahwa fondasi utama sebuah perusahaan digital adalah trust,” tegas Dimas.
Gerry menambahkan, “14 tahun lagi, kami ingin Tiket.com bukan hanya stabil dan tumbuh, tapi juga menjadi ikon travel digital dari Indonesia untuk dunia.”
