Xabi Alonso hanya akan melatih Liverpool jika ia dijamin memiliki arah profesional yang jelas dan skuad dengan kualitas yang cukup untuk mewujudkan filosofinya.
Media Inggris telah mengonfirmasi bahwa Liverpool mengadakan pertemuan pribadi dengan perwakilan Xabi Alonso di Spanyol. Pertemuan tersebut melampaui sekadar penjajakan, membahas secara mendalam syarat dan ketentuan utama jika Alonso bersedia mengambil alih posisi manajer di Anfield.
Fokus utama terletak pada personel. Alonso dikabarkan telah menentukan target transfer yang menurutnya cocok untuk gaya permainannya yang mengutamakan tekanan intensitas tinggi, penguasaan ruang, dan transisi cepat.
Nama-nama yang disarankan antara lain Micky van de Ven, Adam Wharton, Bradley Barcola, dan Michael Olise. Ini adalah kelompok pemain muda dan energik yang mampu memenuhi tuntutan taktik yang tinggi.
Selain itu, Alonso juga menginginkan otonomi tertentu dalam perencanaan profesional, mulai dari struktur tim hingga rencana pengembangan jangka panjang. Hal ini dianggap sebagai prasyarat, mencerminkan pengalamannya di Bayer Leverkusen, di mana pelatih dan departemen olahraga memiliki konsensus yang tinggi.
Langkah-langkah ini diambil di tengah ketidakpastian seputar masa depan Arne Slot. Untuk menghindari kekosongan kekuasaan, Liverpool juga sedang mempersiapkan opsi jangka pendek. Steven Gerrard dilaporkan siap mengambil alih tim selama periode transisi jika diminta. Pembicaraan awal telah dilakukan, yang menunjukkan bahwa klub ingin mempertahankan kendali.
Musim ini, The Reds mengalami penurunan performa meskipun telah menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan sejumlah pemain baru yang mahal. Kekalahan 2-3 melawan Bournemouth pada pagi hari tanggal 25 Januari menandai kekalahan ketujuh bagi juara bertahan Liga Inggris. Setelah 23 pertandingan, Liverpool berada di posisi keenam dan tertinggal 14 poin dari Arsenal.
Bakal Pecat Arne Slot, Liverpool Siapkan Karpet Merah untuk Xabi Alonso
Posisi Arne Slot sebagai pelatih kepala Liverpool berada di bawah tekanan yang sangat besar, dan ahli strategi asal Belanda itu bisa segera dipecat.
Situasi Liverpool tetap mengkhawatirkan setelah mereka dikalahkan 2-3 oleh Bournemouth yang berada di posisi papan tengah klasemen pada pekan ke-23 Liga Inggris, Sabtu 24 Januari 2026.
Segera setelah pertandingan, Telegraph mengungkapkan bahwa manajer Arne Slot telah dipanggil oleh dewan direksi Liverpool untuk rapat darurat yang berlangsung hingga tengah malam (waktu setempat).
Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh dewan direksi Fenway Sports Group (FSG) tersebut bertujuan untuk mengambil keputusan mengenai masa depan manajer Slot. Strategi asal Belanda itu hampir pasti akan dipecat menyusul serangkaian hasil buruk.
Keinginan Liverpool untuk memecat Slot lebih awal juga berasal dari fakta bahwa Xabi Alonso, mantan gelandang legendaris klub, sangat antusias dengan kemungkinan mengambil alih posisi manajer di tengah musim.
Jika FSG memutuskan untuk memecat Slot, Alonso dianggap sebagai kandidat utama dan kemungkinan besar akan menerima tawaran tersebut. Inilah dasar kepercayaan diri manajemen Liverpool, karena mereka menilai Alonso lebih tinggi daripada Slot.
Jelas, jika Liverpool ingin mengakhiri kontrak Slot, mereka harus membayar harga yang mahal. Slot masih memiliki kontrak hingga 2027 setelah menandatangani perjanjian tiga tahun untuk meninggalkan Feyenoord dan mengambil alih Liverpool pada musim panas 2024.
Gaji tahunannya saat ini sekitar £6,6 juta, belum termasuk bonus berdasarkan gelar juara. Jika Liverpool memecat Slot sekarang, mereka harus membayar kompensasi lebih dari £10 juta kepada manajer berusia 47 tahun itu.
